Gaza, LiputanIslam.com –   Ketua Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh, mengecam konferensi ekonomi yang disponsori AS dan diselenggakan di Manama, ibu kota Bahrain, sembari memuji keberanian pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menembak jatuh pesawat nirawak pengintai AS.

Dia menyatakan bahwa konferensi Bahrain yang diselenggarakan pada 25-26 Juni 2019 itu merupakan ilusi belaka yang akan musnah di depan kesolidan dan penolakan bangsa Palestina.

Baca: Demo Palestina Anti-Konferensi Bahrain Masuki Hari Ke-2

“Bangsa Palestina tidak memberi mandat kepada siapapun untuk berkonsesi atau tawar menawar. Kami tegaskan sepenuhnya bahwa Palestina tidak untuk dijual, dikompromisasikan, dan dibawa ke konferensi yang mengukuhkan pendudukan atas tanah kami,” tegasnya.

Dia menambahkan, “Urusan Palestina mendapat ancaman strategis dalam bentuk yang mencetak rekor, tapi Quds (Yerussalem) milik kami, tanah kami, dan semuanya milik kami.”

Baca: Berbagai Kota Palestina Diwarnai Unjuk Rasa Anti-Konferensi Bahrain

Ismail Haniyeh juga menyinggung kasus penembak jatuhan pesawat nirawak AS oleh Iran dengan mengatakan,  “Negara-negara Islam dan Poros Resistensi berdiri tegak menantang AS, menjatuhkan pesawat nirawaknya, dan mengingatkan kefatalan akibat dari segala tindakan bodohnya.”

Konferensi atau lokarya ekonomi di Bahrain diselenggarakan oleh AS untuk mempromosikan Perjanjian Abad Ini yang juga diprakarsai oleh Presiden AS Donald Trump.  (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*