Jared Kushner, menantu dan penasihat senior, Presiden AS Donald Trump, di sela-sela “Lokakarya Damai untuk Kemakmuran” yang berlangsung di Manama, Bahrain, Selasa (25/6/2019). Sumber: NYT

Gaza, LiputanIslam.com –   Demonstrasi rakyat Palestina memasuki hari kedua di berbagai kota dan daerah Palestina serta di sejumlah negara dunia untuk menandai penolakan mereka terhadap konferensi ekonomi yang disponsori AS dan diselenggakan di Manama, ibu kota Bahrain, mulai hari itu hingga hari ini, Rabu (26/6/2019).

Media Israel Mivzak Live melaporkan bahwa terjadi kebakaran di 14 titik kawasan permukiman Zionis di sekitar Jalur Gaza akibat serangan “bom balon” yang dilepas oleh para pemuda pejuang Palestina dari wilayah Jalur Gaza.

Antara lain disebutkan bahwa dua kebakaran di antaranya terjadi permukiman Eshkol, satu kebakaran di kawasan Kerem Shalom, satu kebakaran di permukiman Shaar HaNegev, dan tiga kebakaran di kawasan Kisovim.

Baca: Berbagai Kota Palestina Diwarnai Unjuk Rasa Anti-Konferensi Bahrain

Bersamaan dengan ini kota Betlehem diwarnai unjuk rasa besar penolakan warga Palestina terhadap “Perjanjian Abad Ini” dan konferensi ekonomi yang berlangsung di Bahrain.

Untuk penolakan yang sama, aksi mogok umum dilaksanakan oleh warga Palestina di Jalur Gaza. Mereka menutup tempat-tempat usaha, kegiatan perbankan, universitas, kantor layanan administrasi, dan kantor pengadilan.

Baca: Haniyeh Kecam Konferensi Bahrain Sembari Puji Penembakan Drone AS oleh Iran

Aliansi Nasional Palestina menyerukan kepada masyarakat agar mengikuti unjuk rasa anti Perjanjian Abad ini dan konferensi Bahrain dengan bergerak dari depan kantor perwakilan Badan Bantuan dan Pembangunan PBB (UNRWA) hingga kantor perwakilan PBB di kota Gaza, Rabu (26/6/2019), mulai pukul 11.00 waktu setempat.

Unjuk rasa serupa juga digelar oleh ribuan warga Palestina kota al-Khalil (Hebron), Nablus, dan Jerikho.

Konferensi atau lokarya ekonomi di Bahrain diselenggarakan oleh AS untuk mempromosikan Perjanjian Abad Ini yang juga diprakarsai oleh Presiden AS Donald Trump. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*