Baghdad, LiputanIslam.com –  Sumber keamanan Irak menyatakan bahwa pemerintah negara ini melakukan langkah-langkah keamanan ekstra ketat di sekitar ladang-ladang minyak dan pelabuhan di provinsi Basrah untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan buruk terkait gelombang aksi rasa.

“Pasukan keamanan dalam jumlah besar telah mencapai pelabuhan-pelabuhan dan ladang-ladang minyak di provinsi ini untuk melindungi semua itu dari segala bentuk serangan yang berpotensi menerjangnya. Keputusan perlindungan ini keluar dari kepala pemerintahan, Adel Abdul-Mahdi,” ungkap sumber itu, Senin (4/11/2019).

Dia menambahkan bahwa pihak keamanan mendapat informasi-informasi mengenai rencana sebagian demonstran bergerak menuju ladang minyak dan pelabuhan di Basrah.

Pada Sabtu lalu ratusan orang berunjuk rasa di depan Pelabuhan Umm Qasr, provinsi Basrah, dan kemudian terjadi kericuhan yang menyebabkan 120 orang demonstran terluka.

Komando Operasi Basrah, Senin, menegaskan larangan sebelumnya bagi demonstran memblokir jalur-jalur yang menuju fasilitas-fasilitas vital, terutama pelabuhan yang “merupakan tulang punggung ekonomi Irak”.

Baca: Israel dan UEA Paling Menginginkan Kekacauan di Irak

Komando ini dalam sebuah statemennya juga menyebutkan bahwa pihak mengupayakan keluarnya “keputusan-keputusan hukum dari otoritas pengadilan untuk penangkapan orang-orang yang menyebabkan terputusnya jalur menuju pelabuhan-pelabuhan Irak, dan menggunakan pasal 4 undang-undang kontra-terorisme.”

Komandan Operasi Basrah, Qasim Jasim Nizal, mengatakan, “Komando ini sejak hari pertama terjadi unjuk rasa telah memberikan perlindungan sepenuhnya bagi para pengunjuk rasa damai yang menuntut hak-hak sah mereka melalui cara yang sah, beradab, dan nasionalis, dan ini adalah karena kami merasa bertanggungjawab di depan anak-anak kami di Basrah.”

Baca: Massa Tak Dikenal Serang Konsulat Jenderal Iran di Karbala

Namun demikian, dia melanjutkan, “Jika urusannya mencapai pemblokiran jalan itu dan para pengunjuk rasa non-damai keluar dari jalur yang benar dalam berdemonstrasi maka akan ada reaksi dari kami terhadap para pelaku, pelanggar, penista, dan orang-orang yang menyimpang dari undang-undang.” (mm/alsumarianews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*