Sanaa, LiputanIslam.com –   Kelompok pejuang Ansarullah (Houthi) di Yaman membantah kabar bahwa pihaknya telah melesatkan rudal ke kota Thaif, Arab Saudi.

“Dengan klaim itu rezim Saudi berusaha  merebut dukungan kepada agresi brutalnya terhadap Yaman,” ungkap Ansarullah, sebagaimana dilansir saluran al-Masirah berdasarkan pernyataan juru bicara resmi Angkatan Bersenjata Yaman yang bersekutu dengan Ansarullah, Senin (20/5/2019.

“Kami tidak akan ragu mengumumkan operasi-operasi militer kami, dan kami tidak perlu menanti upaya-upaya tak benar yang berbicara mengenai tujuan kami dan penjadwalan operasi kami,” lanjut Ansarullah.

Baca: Nirawak Yaman Sanggup Jangkau 300 Titik Vital di Saudi dan UEA

Kelompok pimpinan Sayyid Abdul Malik al-Houthi ini menyebut rezim Saudi kembali berusaha menutupi kejahatannya terhadap bangsa Yaman sembari memanfaatkan tingginya kedudukan kota suci Mekkah al-Mukarromah.

“Ini bukan kali pertama rezim Saudi mengklaim bahwa kami menyerang Mekkah,” tegas Ansarullah.

Sebelumnya, surat kabar Ukad milik Saudi melaporkan bahwa pasukan pertahanan udara Saudi di Thaif telah mencegat “rudal Houthi-Iran” beberapa saat menjelang waktu sahur pada dini hari Senin (20/5/2019) .

Ukad mengklaim, “Serangan-serangan sengit ini menyingkap hakikat rencana Iran untuk mengacaukan keamanan dan ketentraman jemaah umrah di malam-malam Ramadhan. Ini jelas menunjukkan bahwa apa yang dilakukan Iran dan para agennya merupakan terorisme yang sebenarnya, sebab mereka bahkan tak segan-segan menyerang kaum Muslim di bulan Ramadhan.”  (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*