Abu Dhabi, LiputanIslam.com –   Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat (AS) John Bolton dalam kunjungannya ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Rabu (29/5/2019), menyatakan bahwa Iran “hampir pasti” berada di balik serangan sabotase terhadap empat kapal tanker minyak di dekat perairan UEA beberapa waktu lalu. Iran membantah keras tudingan ini.

Bolton mengatakan demikian manakala Arab Saudi pada Kamis dan Jumat (30-31/5/2019) akan menjadi tuan rumah tiga pertemuan puncak Arab, Teluk Persia, dan negara-negara Islam untuk membahas perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah, terutama ihwal eskalasi ketegangan antara Iran dan AS.

“Di Washington tak seorangpun ragu mengenai siapa yang bertanggungjawab. Siapa, menurut Anda? Apakah orang dari Nepal?” ujarnya, seperti dikutip Reuters.

Baca: Media AS: Trump telah Menyingkirkan Bolton

Dia melanjutkan, “Kami sangat prihatin atas tindakan Qasem Soleimani (komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran) menggunakan kaum militan Syiah di Irak untuk menyerang pasukan kami di sana.”

Dia mengatakan, “Kami berunding dengan para sekutu kami di kawasan untuk bereaksi terhadap kegiatan Iran dan para proksinya di Teluk.”

John Bolton juga bersumbar bahwa AS akan bereaksi keras terhadap segala bentuk ancaman dari Iran dan para proksinya di kawasan.

Baca: Terjadi Serangan Misterius, Raja Saudi Serukan KTT Darurat GCC Dan Liga Arab

Di pihak lain, Iran menepis keras tudingan AS tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi menegaskan bahwa kasus peledakan pada kapal-kapal di dekat pelabuhan Fujairah itu tak dapat diterima, konyol, dan berpangkal dari agenda politik tim-B (John Bolton, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohamed bin Salman).

Dalam statemen yang dirilis di laman resmi Kementerian Luar Negeri Iran, Mousavi menyatakan, “Tidaklah mengherankan anggapan-anggapan yang menggelikan itu… Bolton dan semua orang yang menabuh genderang perang dan kekacauan di kawasan hendaknya mengetahui bahwa Iran dengan strategi kesabarannya dan kesiapan pertahanannya akan menggagalkan tujuan-tujuan kotor musuh untuk menciptakan kekacauan yang parah di kawasan.”

Baca: Iran Tuding Israel Berada di Balik Serangan terhadap Kapal Komersial di UEA

UEA sendiri belum menuding pihak manapun terkait dengan insiden yang disebutnya serangan “sabotase” itu, namun melakukan penyelidikan yang melibatkan Arab Saudi, Norwegia, Perancis, dan AS.

Insiden itu terjadi di tengah eskalasi ketegangan antar AS dan Iran dan telah menyebabkan kerusakan pada dua kapal tanker Saudi, satu kapal tanker Norwegia, dan satu kapal UEA. Iran yang telah berulangkali mengancam akan menutup Selat Hormuz mengutus serangan serangan itu dan menyatakan bahwa peristiwa di Laut Oman itu memprihatinkan.” (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*