Washington, LiputanIslam.com –  Seorang pejabat AS mengatakan bahwa negaranya sudah memastikan bahwa serangan yang menerjang kilang minyak Saudi pada Sabtu lalu dilancarkan dari wilayah Iran dengan menggunakan rudal jelajah.

Kepada AFP, Selasa (17/9/2019), pejabat yang meminta identitasnya dirahasiakan itu mengatakan bahwa AS kini sedang mempersiapkan dokumen untuk membuktikan klaim itu di depan masyarakat masyarakat dunia, terutama negara-negara Eropa, di sela sidang Majelis Umum PBB di New York pekan depan.

Sebelumnya, meskipun Ansarullah (Houthi) di Yaman mengaku bertanggungjawab atas serangan itu, Presiden AS Donald Trump menuding Iran berada di balik serangan itu, dan Iranpun membantahnya.

Surat kabar Wall Street Journal (WSJ) melaporkan bahwa Senin lalu para pejabat AS telah menyodorkan kepada Riyadh berbagai data intelijen yang menunjukkan bahwa serangan yang menerjang dua pabrik besar minyak Saudi itu dilancarkan dari Iran dengan menggunakan drone.

Baca: Rouhani: Produksi Minyak di Kawasan Teluk Persia Dijamin Aman Jika Yaman Aman

Serangan itu telah menyebabkan Saudi menurunkan volume produksinya sebanyak 5,7 juta barel, atau setara dengan 6 persen produksi dunia, sehingga menyebabkan kenaikan dratis harga minyak mentah.

WSJ mengutip keterangan sumber-sumber anonim bahwa AS meyakini Iran telah meluncurkan lebih dari 20 drone dan  sedikitnya 10 bom.

Baca: Rusia dan UE Minta Semua Pihak Tahan Diri Pasca Serangan ke Kilang Minyak Saudi

Namun demukian, lanjut WSJ, para pejabat Saudi menyatakan AS tidak mengajukan data yang memadai untuk kesimpulan bahwa serangan itu berasal dari Iran, tapi AS masih akan memberikan data tambahan dalam beberapa hari ke depan.

Trump menyatakan negaranya siap membantu Saudi, tapi masih harus menunggu kepastian mengenai pihak yang bertanggungjawab atas serangan itu.

“Kita tidak berusaha memasuki konflik, tapi terkadang Anda perlu melakukannya. Serangan itu besar sekali, tapi bisa jadi balasan atasnya jauh lebih besar,” ujarnya.

Dia menambahkan, “Tentu, akan terlihat bagi banyak orang bahwa Iran adalah pelakunya.” (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*