Sanaa, LiputanIslam.com –   Wakil juru bicara militer Yaman yang bersekutu dengan gerakan Ansarullah, Brigjen Aziz Rashid, menyatakan siap “mengekspor senjata buatan Yaman” ke Arab Saudi setelah “persenjataan AS terbukti gagal mengatasi rudal-rudal Yaman.”

“Kami mencegah Saudi menggunakan bandara-bandara Najran, Abha, Khamis Mushait, dan Jizan yang tersebar di wilayah geografis yang luasnya setara dengan beberapa kali wilayah geografis Yaman… Kami mengimbau perusahaan-perusahaan internasional dan Arab agar meninggalkan wilayah negara kerajaan (Saudi) ini, karena wilayah ini menjadi sasaran serangan,” ujar Rashid.

Baca: UEA Angkat Kaki dari Yaman Lantaran Ansharullah Kian Tangguh

Dia menambahkan,“Harus memiliki senjata pencegah dalam menghadapi Saudi untuk menggempur berbagai kawasan strategis dan vital serta bandara-bandara militer. Kami memiliki akal dan kepintaran untuk membuat rudal.”

Menurutnya, Saudi kalah di bidang industri dengan Yaman, dan meskipun Saudi memiliki “imperium besar keuangan” tapi “AS memaksanya untuk tidak berindustri”.

Baca: UEA Mengurangi Jumlah Pasukannya di Yaman dengan Dalih Strategi

Karena itu, Rashid mengatakan, “Kami siap menyuplai senjata ke Saudi. Senjata-senjata AS terbukti gagal di depan rudal-rudal Yaman, dan pada gilirannya Saudi harus mencari rudal-rudal seperti ini sebagai ganti sistem-sistem rudal AS. Karena itu, Saudi hendaknya menghentikan agresi untuk kemudian membeli senjata dari Yaman, yang bisa jadi berguna baginya dalam melawan agresi asing.”

Jenderal Rashid memastikan bahwa pasukan Yaman sudah mencapai tahap yang canggih dalam industri senjata strategis hingga dapat mengatasi sistem Patriot buatan AS. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*