Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil ketua biro politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) Saleh al-Arouri menyebut kunjungan terbaru delegasi faksi pejuang Palestina ini ke Iran sebagai “historis” dan “strategis”.

Delegasi Hamas pimpinan Al-Arouri tiba di Teheran, ibu kota Iran, pada Sabtu pekan lalu dalam sebuah lawatan yang berlangsung selama beberapa hari.

Dalam wawancara dengan channel Al-Aqsa milik Hamas, Kamis (25/7/2019), dia mengatakan, “Kunjungan ini dilakukan dalam situasi yang sangat krusial, pelik, dan sensitif di kawasan, dan (termasuk) urusan Palestina… Hubungan kami dengan Iran adalah bagian dari aliansi kokoh kami dengan berbagai bangsa, negara, dan kalangan yang menolak agenda Zionis serta menyokong kebenaran Palestina… Hubungan kami dengan Iran bukan ditujukan untuk melawan Arab ataupun Muslim manapun, melainkan dalam rangka mempersatukan upaya menghadapi rezim pendudukan (Israel),” paparnya.

Baca: Jumpai Pemimpin Iran, Hamas Mengaku akan Berdiri Terdepan Membela Iran

Dia melanjutkan, “Kami berada di garis pertahanan atas semua elemen umat ini, termasuk Iran, Mesir, dan Saudi… Telah kami perlihatkan dengan jelas bahwa kami datang ke Iran untuk pengembangan hubungan dalam satu arah, yaitu perlawanan terhadap agresi Zionis dan dominasi AS yang berusaha mengatur kawasan sesuai kepentingan rezim pendudukan… Iran telah menunjukkan kesiapan operasional untuk memberikan segala bentuk dukungan, dan meskipun ada dalam kondisi blokade (Israel terhadap Gaza sejak tahun 2006), Iran tidak keberatan memberikan dukungan ini.”

Baca: Israel Dukung Penulis Saudi yang Kecam Anak-anak Pemberani Palestina

Hubungan Hamas dengan Iran sempat dingin dan terusik menyusul konflik yang melanda Suriah sejak tahun 2011 karena Hamas mendukung oposisi sedangkan Iran menyokong pemerintahan Presiden Bashar al-Assad. Namun, para petinggi Hamas mengatakan bahwa pada tahun 2017 hubungan Hamas dengan Iran memulih. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*