Beirut,LiputanIslam.com-Sekjen Hizbullah pada hari Jumat kemarin (25/10) berpidato terkait perkembangan di Lebanon dan unjuk rasa warga yang telah memasuki hari ke-10.

“Sebelum ini saya mengatakan, jika (pendukung) Hizbullah turun ke jalan, mereka akan pulang ke rumah hanya jika tujuan-tujuan unjuk rasa ini sudah dipenuhi. Saya juga berharap agar para pengunjuk rasa tidak membiarkan aksi mereka ditunggangi kelompok dan partai politik,”kata Sayyid Hasan Nasrullah di awal pidatonya.

Menurutnya, aksi unjuk rasa ini telah membuahkan sejumlah hasil positif. Di antaranya adalah diumumkannya anggaran negara tanpa pajak dan proyek ekonomi yang mengandung pasal-pasal penting.

Baca: Media AS: Iran Menang dalam Penentuan Masa Depan Timteng

Sayyid Nasrullah mengingatkan, jangan sampai aksi unjuk rasa berujung pada kekosongan kekuasaan. Dia menyatakan, kekosongan kekuasaan akan mengakibatkan kerusuhan dan keruntuhan sebuah negara.

“Pada tahun-tahun lalu, kita tidak pernah menggiring negara menuju kekosongan kekuasaan. Semua berjalan secara alamiah. Menyarankan perundingan dengan para pengunjuk rasa, tidak berarti meminta mereka untuk keluar dari jalanan. Bahkan, dengan saran ini, justru kita mengakui hak mereka untuk tetap berada di jalanan,”jelasnya.

Sekjen Hizbullah juga menyinggung sejumlah pihak yang mengeluarkan dana besar untuk unjuk rasa. Menurutnya, unjuk rasa yang awalnya adalah aksi spontan kerakyatan, kini sudah disetir oleh partai dan kelompok politik. Hal ini ditandai dengan tuntutan-tuntutan yang sudah berbeda dari tuntutan-tuntutan di hari-hari pertama unjuk rasa.

“Apakah logis bahwa pengunjuk rasa meminta dari Dewan Keamanan PBB agar Lebanon dimasukkan ke Piagam ke-7 PBB, serta menuntut senjata Muqawamah disita?”kata Sayyid Nasrullah.

Sekjen Hizbullah mengingatkan, berlanjutnya unjuk rasa tanpa ada perundingan dengan pemerintah tak akan mewujudkan tujuan apa pun. Dia juga meminta agar para pengunjuk rasa harus mengenal baik figur-figur yang nama-nama mereka diserukan saat unjuk rasa.

“Kami mengkhawatirkan terjadinya perang saudara di Lebanon. Ada sejumlah bukti bahwa Lebanon saat ini diincar oleh sebagian negara kawasan dan pentas internasional,”tandasnya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*