Teheran,LiputanIslam.com-Stasiun televisi al-Mayadeen melaporkan, ada sesuatu yang menarik perhatian dalam kejadian ditembaknya drone mata-mata AS oleh IRGC beberapa waktu lalu. Ternyata drone tipe RQ-4A itu jatuh di tempat yang sama ketika kapal perang AS menembak jatuh pesawat penumpang Iran Air di tahun 1988.

Saat ditembak, pesawat itu mengangkut sebanyak 290 penumpang. Hingga hari ini, AS tidak mengakui atau meminta maaf atas tindakan tersebut. Padahal, masyarakat internasional serempak mengutuk serangan itu dan mencapnya sebagai kejahatan atas kemanusiaan.

Baca: Ini Analisis CNN Tentang Ditembaknya Nirawak AS Senilai 110 Juta Dolar oleh Iran

“Merupakan kehendak ilahi bahwa AS dipermalukan di tempat yang sama ketika mereka menembak jatuh pesawat Iran Air dengan nomor penerbangan 655 pada tiga dekade lalu. Pesawat itu ditumpangi oleh 290 orang, termasuk 60 anak-anak. AS menembak pesawat komersil itu di kawasan Kouh-e Mobarak di barat daya Iran,”demikian dilaporkan reporter al-Mayadeen.

“Teheran menembak jatuh nirawak AS karena melanggar wilayah udara Iran di tempat yang sama, kendati tak memakan korban jiwa. Tentu Teheran bisa saja membalas dendam dan menembak pesawat mata-mata AS berpenumpang 35 orang, yang saat itu menyertai RQ-4A. Namun Teheran tidak melakukannya,”lanjutnya.

Sampai saat ini, keluarga para korban pesawat yang berangkat dari Bandar Abbas menuju Dubai itu masih diselimuti duka. Di masa itu, pemerintahan Ronald Reagan berusaha cuci tangan dari skandal memalukan tersebut. Dia mengklaim, kapal perang AS menembak pesawat itu dalam rangka membela diri. Alih-alih menghukum komandan kapal tersebut, Reagan justru memberinya medali keberanian.

Iran tidak tinggal diam dan mengadukan skandal itu di kancah internasional, serta memaksa Washington untuk memberikan ganti rugi. Meski demikian, AS tidak pernah meminta maaf secara resmi.

Barangkali ditembaknya nirawak RQ-4A adalah bentuk ‘balas dendam kecil’ Iran untuk para korban penerbangan 655. Walaupun perairan Teluk Persia dan Selat Hormuz masih mungkin menyaksikan kejadian-kejadian lebih besar lagi, yang akan membuat AS menerima balasan yang lebih menyakitkan. (af/yjc)

Baca:

Baghdad Tegaskan AS Tak Boleh Gunakan Wilayah Irak untuk Menyerang Iran

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*