Dakka,LiputanIslam.com-Sejumlah unjuk rasa dan kerusuhan terjadi pada hari Minggu (20/10) di berbagai kota Bangladesh, menyusul penghinaan terhadap Nabi Muhammad saw. Serangan polisi ke para pengunjuk rasa menewaskan serta melukai beberapa orang dari mereka.

Dilansir dari Russia Today, sekitar 20 ribu pengunjuk rasa Bangladesh menuntut hukuman mati atas seorang warga India. Dia dituding telah menghina Nabi Muhammad saw di akun Facebook-nya.

Aparat kepolisian menembaki para pengunjuk rasa dengan peluru tajam. Pada hari Minggu kemarin di tempat diadakannya salat di kota Burhanudin, sedikitnya 4 orang tewas ditembak dan 50 lainnya terluka. Di pihak lain, polisi mengklaim bahwa puluhan korban luka dalam insiden itu adalah aparat keamanan.

Baca: Jika Tak Segera Mundur, Erdogan Ancam Bantai Pasukan Kurdi

Orang India itu disebut telah mengunggah postingan yang menghina nabi kaum Muslimin pada hari Sabtu (19/10). Tertuduh menyangkal semua tuduhan dan bersikeras bahwa akunnya telah diretas. Setelah menyelidiki pengakuan ini, polisi telah menahan tiga orang atas tuduhan peretasan.

Beberapa tahun lalu, sejumlah peristiwa serupa juga telah memicu amarah Muslimin di Bangladesh. Salah satunya adalah unjuk rasa 10 ribu warga Bangladesh yang memprotes film yang menghina Nabi Muhammad saw, juga sebuah karikatur serupa di majalah Prancis.

Bangladesh adalah negara dengan populasi terbanyak ke-9 di dunia. 89 persen dari mereka adalah Muslim, sedangkan 9 persen adalah kalangan Hindu. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Sekjen Hizbullah: Jika Waktunya Tiba, Kami Juga akan Turun ke Jalan

Pejabat AS: Turki Langgar Gencatan Senjata

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*