Baghdad,LiputanIslam.com-Dikutip dari stasiun televisi al-Mayadeen, presiden Irak, Barham Saleh, menegaskan bahwa insiden penembakan orang-orang tak dikenal ke arah pengunjuk rasa harus diselidiki.

Media-media lokal Irak mengabarkan, sejumlah orang misterius menembaki para pengunjuk rasa dan aparat keamanan saat berlangsungnya unjuk rasa baru-baru ini.

Baca: Ayatullah Al-Sistani Desak Pemerintah Irak Penuhi Tuntutan Rakyat

Juru bicara kementerian dalam negeri Irak pada Minggu (6/10) mengatakan, ada “tangan-tangan kotor” di balik penembakan-penembakan ini.

Unjuk rasa dan protes jalanan bermula sejak 1 Oktober lalu di Baghdad dan sejumlah kota lain di Irak. Unjuk rasa itu terus berlanjut hingga beberapa hari setelahnya. Tuntutan utama para pengunjuk rasa adalah penyelesaian problem ekonomi dan pemberantasan korupsi. Namun, unjuk rasa itu lama kelamaan berubah menjadi kerusuhan massal.

Meski demikian, sejak Sabtu (5/10) lalu, kondisi di kota-kota Irak berangsur kondusif. Pulihnya situasi keamanan mendorong perdana menteri Irak mencabut aturan jam malam di ibukota Negeri Seribu Satu Malam itu. (af/alalam)

Baca Juga:

Aparat Irak Gagalkan Upaya Teror atas Ayatullah Sistani

AS Bermain di Balik Kerusuhan Irak

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*