NewYork,LiputanIslam.com-Juru bicara PBB pada konferensi pers, Senin (28/10), menyatakan, lembaga internasional ini tidak bisa memverifikasi kebenaran statemen AS tentang tewasnya Abu Bakar al-Baghdadi.

Menurut Farhan Haq, dia meyakini bahwa kabar semacam ini harus diverifikasi oleh berbagai pihak. Sebab itu,”Kami tidak bisa mendukung kebenaran berita ini,”kata Haq.

Senada dengan Haq, Edmund Fitton-Brown (koordinator tim pemantau PBB untuk kelompok teroris) juga mengatakan, timnya tidak bisa memverifikasi kabar terbunuhnya pemimpin ISIS. Namun, Fitton-Brwon mengaku dia menganggap serius pernyataan dari Gedung Putih.

Baca: Juru Foto Obama Sangsi Trump Awasi Pembunuhan Baghdadi

Donald Trump dalam jumpa pers di Gedung Putih, Minggu (27/10), mengumumkan, al-Baghdadi telah tewas dalam operasi militer khusus AS di barat laut Suriah.

Statemen presiden AS ini disangsikan oleh kementerian pertahanan Rusia. Kementerian pertahanan Rusia pada hari Senin kemarin menegaskan, pihaknya tidak memilki info terpercaya soal klaim serbuan AS ke tempat persembunyian al-Baghdadi di Idlib.

Menurut Rusia, info-info yang saling bertolak belakang terkait operasi itu menambah keraguan akan kesuksesan serangan tersebut. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Kemendagri Irak Peringatkan Kemungkinan Dibakarnya Kemah Pengunjuk Rasa

Rusia: Pasukan AS Kembali ke Suriah untuk Merampok Warga

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*