TelAviv,LiputanIslam.com-Pemimpin partai Israel “Blue and White” pada Jumat malam (29/11) menyatakan, anggota partai Benyamin Netanyahu (Likud) ingin membentuk kabinet baru tanpa dirinya.

“Netanyahu telah menjadi beban bagi para anggota Partai Likud. Dalam perbincangan terpisah antara mereka dan dengan saya, mereka bicara soal pembentukan pemerintahan bersatu tanpa Netanyahu,”kata Benny Gantz, seperti dilansir Russia al-Youm.

“Saya menghendaki pembentukan kabinet persatuan nasional yang akan saya pimpin selama 2 tahun ke depan. Jika Netanyahu sudah dibersihkan dari semua tuduhan, dia bisa menjadi perdana menteri setelah 2 tahun,”imbuh Gantz.

Baca: Yordania Gelar Simulasi Perang Melawan Israel

Menurut laporan media-media Israel, Avichai Mandelblit (jaksa agung) Israel pada pekan lalu secara resmi mengumumkan status tersangka Netanyahu. Dia dituduh melakukan korupsi, kecurangan, dan penyalahgunaan kepercayaan publik. Ini merupakan kali pertama seorang perdana menteri aktif Israel dinyatakan sebagai tersangka.

Di awal November, Netanyahu mengundurkan diri dari pembentukan kabinet Israel. Dia memberitahu Reuven Rivlin (presiden Israel) bahwa dirinya tak sanggup mengemban tugas tersebut. Rivlin lalu menugaskan Gantz untuk membentuk kabinet, namun dia pun menemui kegagalan.

Dalam beberapa bulan terakhir, keluarga Netanyahu terbelit sejumlah kasus korupsi. Berita-berita tentang mereka menjadi tajuk utama media-media Israel. Kasus-kasus Netanyahu di media dikenal dengan Berkas 1000, Berkas 2000, Berkas 3000, dan Berkas 4000. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*