Moskow,LiputanIslam.com-Wakil khusus kemenlu AS untuk urusan Iran baru-baru ini mengklaim, Iran berusaha mengelabui dunia soal kemajuan militernya. Brian Hook mengatakan, Teheran melakukannya dengan cara mempublikasikan foto-foto rudal hasil editan Photoshop.

Dalam klip di akun berbahasa Arab “Tim Komunikasi Kemenlu AS” di Twitter, Hook menyatakan, Iran berusaha meyakinkan publik bahwa mereka di pihak yang benar, sedangkan AS adalah agresor dan penjajah.

Terkait klaim Hook ini, Sputnik dalam artikelnya menyatakan, tampaknya klaim Hook ini didasari laporan New York Times pada 2008 lalu. Padahal, Iran pada Februari 2019 telah melakukan uji coba rudal balistik dan mempublikasikan klip video uji coba itu. Saat itu, media Jerman, Deustche Welle, melaporkan, dalam klip berdurasi 37 detik itu, peluncuran rudal diambil dari sudut lain dan akhirnya rudal itu sanggup mengenai sasaran di gurun.

Sputnik juga mengomentari klaim Hook bahwa Iran mengedit foto sebuah pesawat usang dan mengesankannya sebagai pesawat yang baru dibuat.

“Pada tahun 2013, Huffington Post memberitakan pihak-pihak yang mempublikasikan foto-foto jet Qaher-313 yang terbang di atas pegunungan Damavand, yang menunjukkan bahwa itu adalah hasil editan. Padahal, tak satu pun pejabat resmi Iran yang merilis foto-foto itu, karena saat itu Qaher-313 masih dalam tahap pengembangan. Iran baru memamerkannya pada 2018 lalu, dan sangat sulit untuk membuktikan bahwa itu pesawat lama,”tulis Sputnik.

Harian Rusia ini menandaskan, statemen Hook soal editan produksi-produksi militer Iran sangat bertolak belakang dengan pernyataan dia sebelum ini. Sebab, Hook pada 2018 lalu pernah memperingatkan bahwa kemajuan militer Iran terus meningkat. (af/alalam)

Baca:

Kekuatan Rudal Iran Bikin USS Lincoln Gentar Memasuki Teluk Persia

Petisi Puluhan Purnawirawan AS: Jangan Coba Berperang dengan Iran

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*