Washington,LiputanIslam.com-Stasiun televisi al-Mayadeen menilai, AS saat ini sendirian di perairan Teluk Persia, sebab tekanannya atas Jepang, Jerman, dan Prancis gagal total. Seruan Donald Trump untuk membentuk aliansi internasional guna melindungi pelayaran di Selat Hormuz juga tak diindahkan.

Saat ini, menurut al-Mayadeen, Trump berhadapan dengan sebuah situasi yang membuatnya tidak boleh melakukan kekeliruan sedikit pun.

Baca: Soal ISIS: Amerika, Sudahlah!

Dalam kondisi sekarang, perairan kawasan yang menyimpan cadangan minyak dan gas berlimpah, bisa saja meledak seperti tong mesiu dengan sedikit percikan bunga api. Washington berusaha agar hal ini tidak terjadi. Tampaknya, dengan mengambil pelajaran dari pengalaman Inggris, AS tahu bahwa aktivitas Iran di kawasan sesuai dengan hukum internasional. Sebab itu, upaya untuk membendungnya akan percuma.

Di lain pihak, Teheran menegaskan bahwa keamanan Teluk Persia tidak bisa diwujudkan dengan tangan asing. Sebab itu, Iran menawarkan kerjasama kepada para tetangganya. Qatar, Kuwait, dan UEA sepakat dengan Iran dalam masalah ini.

Menurut al-Mayadeen, Iran telah memberi peringatan akan dampak dari upaya AS untuk menyalakan api perang di kawasan. Teheran menegaskan, perang semacam ini akan membakar semua orang yang memprovokasi terjadinya perang. Selain itu, Iran dan para sekutunya di Poros Resistansi juga sanggup menularkan api perang ke Israel dan bahkan sekutu Trump di Teluk Persia. (af/alalam)

Baca Juga:

Rakyat Yaman di AS Berteriak Minta Saudi Akhiri Blokade

IRGC: Perang dengan Iran Pertanda Kiamat untuk Israel

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*