Gaza,LiputanIslam.com-Seorang petinggi kelompok Jihad Islam Palestina menyatakan, keputusan PLO untuk menghentikan pelaksanaan kesepakatan dengan Rezim Zionis adalah “langkah di jalur yang benar.”

Khalid al-Batsh mengatakan kepada stasiun televisi al-Mayadeen, pihaknya menghendaki diadakannya rapat khusus kelompok-kelompok Palestina. Tujuannya adalah menyepakati cara memanajemen konfrontasi dengan Israel dan mengorganisasi Palestina dari dalam.

Baca: Hamas: Iran Tidak Pernah Sungkan Membantu Palestina

Meski al-Batsh menilai keputusan ini ‘terlambat’ diambil, namun tetap merupakan sebuah langkah penting. Walau begitu, ia meminta agar Mahmoud Abbas (ketua PLO) melakukan tindakan praktis untuk mewujudkan keputusan tersebut.

Al—Batsh menegaskan, kelompok Jihad Islam mendukung sikap yang diambil Abbas tersebut. Dia meminta agar Abbas mengundang para sekjen kelompok-kelompok perlawanan Palestina untuk duduk bersama.

Menurutnya, semua kelompok Palestina memiliki keseragaman sikap menolak Deal of The Century yang diprakarsai AS. Al-Batsh menilai, keseragaman sikap ini bisa kian menguatkan persatuan antara kelompok-kelompok Palestina.

Abbas pada Kamis (25/7) kemarin menyatakan, PLO memutuskan untuk menghentikan semua kerjasamanya dengan Rezim Zionis. Dia mengumumkan akan menyusun mekanisme untuk  merealisasikan keputusan tersebut.

“Kami tidak akan tunduk kepada pendiktean masalah-masalah terkait wilayah, terutama al-Quds, dengan cara kekerasan. Semua tindakan yang dilakukan Israel di al-Quds adalah ilegal,”kata Abbas.

Pernyataan Abbas merupakan respon atas dihancurkannya 100 unit rumah warga Palestina di sekitar Bait al-Maqdis. Israel merubuhkan rumah-rumah itu dengan dalih para pemiliknya tidak memiliki izin mendirikan bangunan. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Palestina versus Arab Saudi

Hamas Tanggapi Isu Kunjungan Para Blogger Arab ke Israel

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*