Teheran,LiputanIslam.com-Ketua divisi intelijen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengabarkan, pihaknya telah menggagalkan proyek agen rahasia Yahudi-Arab untuk meneror Qassem Soleimani.

Hossein Taeb menyatakan, selain berusaha membunuh Soleimani, musuh juga berencana memicu konflik sektarian di bulan Muharram dan Ayyam Fatimiyah (hari-hari peringatan wafatnya Sayyidah Fatimah, putri Rasulullah saw).

Menurut Taeb, musuh telah merencanakan teror atas Soleimani selama beberapa tahun terakhir. Mereka berniat melakukannya di dalam wilayah Iran dan di tempat kelahiran Soleimani, yaitu provinsi Kerman.

Dia menjelaskan, tim teror ini berencana membeli rumah di dekat husainiyah mendiang ayahanda Soleimani dan menempatkan 350 hingga 500 kg bahan peledak di terowongan di bawah husainiyah itu.

“Rencananya, ketika beliau (Soleimani) menghadiri acara Tasu`a dan Asyura di husainiyah itu seperti biasanya, mereka akan meledakkan bahan peledak yang sudah disiapkan,”kata Taeb.

“Dengan tindakan ini, musuh ingin menyulut perang sektarian dan mengatakan bahwa pengeboman itu adalah perbuatan kelompok Sunni. Namun, upaya mereka dimentahkan oleh intelijen IRGC,”imbuhnya.

Taeb menjelaskan, saat tim teror itu dibawa ke luar Iran untuk dilatih dan dibawa kembali, mereka berada dalam pantauan dan pengawasan intelijen IRGC.

“Mereka begitu yakin akan berhasil, sampai-sampai perdana menteri Rezim Zionis (Netanyahu) beberapa waktu lalu sempat berkoar ‘kami akan membunuh Soleimani.’ Namun, berkat pertolongan Allah, tim IRGC sukses menangkap tim teror dan menggagalkan rencana mereka,”pungkasnya. (af/alalam/sepahnews)

Baca Juga:

Iran Ciptakan Timteng Baru?

IRGC: Riwayat Israel akan Tamat Jika Menyerang Iran

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*