Kashmir,LiputanIslam.com-Seiring berlanjutnya kebijakan tekanan atas penduduk Kashmir, pemerintah India dikabarkan menghentikan sejumlah layanan komunikasi di kawasan itu.

India kembali memblokir layanan SMS di Kashmir, setelah sempat membukanya dalam waktu yang sangat singkat.

Menurut laporan Deutsche Welle, pemerintah India mengaktifkan layanan SMS untuk penduduk Kashmir pada Senin pagi (14/10) setelah memblokirnya selama 2 bulan. Namun usai tewasnya seorang sopir truk, yang diduga dibunuh oleh milisi, layanan komunikasi kembali ditutup Senin malam.

Baca: Klaim Menhan AS: Menahan Diri di Hadapan Iran Bukan Pertanda Kami Lemah

Penduduk Kashmir selama 2 bulan tidak bisa mendapatkan layanan internet dan komunikasi. Para pejabat keamanan India menjustifikasi kebijakan ini. Mereka menyatakan, pemblokiran layanan SMS mengurangi kemampuan milisi untuk menjalin kontak sesama mereka.

Deutsche Welle juga mengabarkan, pasukan keamanan India pada hari Selasa (15/10) telah menangkap 13 warga Kashmir di Srinagar. Para pengunjuk rasa ini menuntut kebebasan sipil dan pembebasan para tahanan. Sejak dimulainya konflik di Kashmir dua bulan lalu, ribuan warga Kashmir ditahan oleh pemerintah India.

Usai kemerdekaan Pakistan dan India dari penjajahan Inggris pada tahun 1947, telah terjadi tiga perang di tahun 1947, 1965, dan 1971 antara dua negara tersebut terkait masalah Kashmir. Lebih dari 70 ribu orang terbunuh selama konflik tersebut. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Di Mata AS, Turki Belum Melewati “Garis Merah”!

Rai Al-Youm: Belajar Tidak Tunduk kepada AS dari Korut dan Iran

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*