Sumber Foto: Daily Sabah

Berlin,LiputanIslam.com-Media-media mengabarkan, orang-orang tak dikenal menyerang dua masjid di kota Kassel dan Bremen, Jerman. Mereka memecahkan kaca-kaca jendela dan menodai kehormatan kitab suci Muslimin.

Dilansir oleh Daily Sabah, para pelaku pada Minggu dini hari (9/6) menyerang masjid pusat di kota Kassel. Dari Bremen juga diberitakan bahwa orang-orang tak dikenal merusak sebuah masjid di kota itu dan merobek-robek sekira 50 eksemplar Alquran, lalu membuangnya di toilet.

Seyfettin Eryoruk (ketua Masjid Pusat Kassel) mengatakan, saat kejadian tak ada orang yang berada di masjid.

Kantor konsulat Turki di Frankfurt mengecam keras serangan ke masjid-masjid tersebut, serta meminta aparat keamanan Jerman untuk menemukan para pelaku.

Menurut para pejabat Jerman, penyelidikan kasus ini telah dimulai. Mereka menangguhkan penjelasan lebih rinci usai kasus ini rampung diselidiki.

Diskriminasi dan gangguan terhadap umat Muslim di Jerman cukup sering terjadi dan menjadi bahan pemberitaan di media.

Pada Oktober 2018 lalu, terbetik  kabar bahwa Nurjahan Saleque, seorang mahasiswi Inggris, tidak bisa menyewa rumah di Hamburg hanya karena dia mengenakan hijab Islam.

Dikutip dari Russia Today, Saluque berada di Jerman untuk menyelesaikan program PhD-nya. Dia berusaha menghubungi situs penyewaan rumah,Airbnb, untuk mendapatkan rumah. Namun keinginannya untuk menyewa rumah pilihannya ditolak mentah-mentah. Pemilik rumah tersebut dalam pesannya kepada Saluque mengatakan,”Maaf, Nurjahan. Saya melihat Anda mengenakan hijab. Saya pikir, (hijab) ini tidak sesuai dengan lingkungan kami.” (af/alalam)

Baca:

Suu Kyi Sesali Populasi Muslim yang Berkembang di Myanmar

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*