Boko haramNiger, LiputanIslam.com — Kelompok teroris Boko Haram menyerang sebuah desa di kawasan Wogom, Diffa, tenggara Niiger dan menewaskan belasan orang. Ditambahkan, sekitar 100 buah rumah dibakar.

“Boko Haram sekali lagi membawa kami dalam kedukaan,” kata Menteri Kehakiman, Marou Amadou, selaku juru bicara pemerintah Niger dalam suatu pernyataannya, Kamis (26/11/2015), seperti dilansir Presstv.

Menurut Amadou, 18 orang warga desa terbunuh. “Termasuk imam desa yang tewas dengan tenggorokan digorok oleh keponakannya sendiri,” ujarnya seperti dilansir Reuters.

Kawasan Diffa, Niger, mengalami belasan kali penyerangan oleh Boko Haram sepanjang tahun ini. Keadaan darurat telah diumumkan sebagai upaya untuk meningkatkan keamanan. Namun para pemberontak sering kali berhasil melarikan diri dengan melintasi River Komadougou, sebagai tapal batas Nigeria.

Pada Juni lalu, 38 orang dibantai Boko Haram. Lalu pada bulan Oktober, teroris ini kembali beraksi dengan menembak mati 13 penduduk desa.

Niger menjalin aliansi militer dengan Kamerun, Chad, dan Nigeria untuk menghadapi Boko Haram yang telah menggurita di awasan Afrika.

Boko Haram terbentuk pada tahun 2009 di Nigeria. Saat itu, teroris ini melakukan penyerangan demi penyerangan untuk memberontak terhadap pemerintah. Setidakknya, 17.000 orang telah tewas dan lebih dari 2,5 juta penduduk kehilangan tempat tinggal. (Baca: Boko Haram dan Penculikan Pelajar Puteri)

Seperti diketahui, tahun lalu setelah ISIS mendeklarasikan Khilafah Islamiyah di Irak, Boko Haram yang merupakan teroris turunan Al-Qaeda di Nigeria, juga melakukan hal yang sama. Mereka mengklaim telah mendirikan khilafah di daerah timur laut Nigeria, kota Gwoza. Dalam video berdurasi 52 menit yang dirilis, Abubakar Shekau, pemimpin Boko Haram berkata bahwa Khilafah di Gwoza telah didirikan. (Baca: Wow, Boko Haram Turut Deklarasikan Khilafah) (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL