Baghdad,LiputanIslam.com-Menjelang peringatan Hari Dunia al-Quds, wakil Ansharullah di Irak menyatakan, isu al-Quds adalah luka yang belum tersembuhkan, bukan hanya di hati muslim saja, tapi juga di hati setiap manusia merdeka.

Luka ini hanya bisa disembuhkan dengan pembebasan al-Quds, kata Muhammad Ahmad al-Qabli kepada IRNA.

“Hari Sedunia al-Quds adalah hari persatuan umat Islam, yang diprakarsai oleh mendiang Imam Khomeini,”kata al-Qabli.

Menurutnya, meski bangsa-bangsa Muslim dipisahkan oleh batas geografis dan politik, namun mereka memiliki keyakinan dan tujuan seragam, yaitu dikembalikannya al-Quds kepada pemilik aslinya, serta disterilkannya negeri Muslim dari noda Zionis dan orang-orang zalim.

Al-Qabli menyebut AS sebagai “wajah lain dari Zionisme,” karena negara ini selalu menolak sebagian besar resolusi PBB tentang al-Quds.

Dia menegaskan, masalah al-Quds adalah isu kebenaran dan keadilan. Saat ini, para pendukung al-Quds lebih banyak dari sebelumnya.

Terkait dengan pembelaan terhadap al-Quds, ada front tangguh dan berpengaruh di Lebanon (Hizbullah) yang membuat Rezim Zionis tak bisa tidur nyenyak. Selain Hizbullah, ada pula Ansharullah dan rakyat Yaman yang selalu mendukung al-Quds.

Al-Qabli menegaskan, tahun ini jutaan rakyat Yaman juga akan turun ke jalanan untuk mengadakan pawai al-Quds, walau harus melakukannya di bawah hujan peluru dan deru pesawat tempur agresor Saudi. (af/alalam)

Baca: Palestina Himbau Bangsa-bangsa Dunia Boikot Konferensi Bahrain

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*