Sumber: satujam.com

Jakarta, Liputanislam.com– Wakil Ketua Asosiasi Aqidah dan Filsafat Islam (AAFI), Robby Abror mengatakan bahwa saat ini masyarakat sangat mudah termakan berita bohong atau hoaks di media sosial (Medsos). Oleh karena itu, menurut Robby agar tidak terjebak pada hoaks, solusinya adalah belajar filsafat. Dengan filsafat, seseorang dilatih berpikir kritis, tidak terburu-buru mengambil kesimpulan, dan akan memunculkan sikap yang bijaksana.

“Filsafat membuat seseorang terjamin akal sehat dan logika berpikirnya benar, sehingga tidak mudah terperangkap pada berita hoaks. Filsafat menjamin kemerdekaan dan kemandirian dalam berpikir,” ucapnya di Jakarta, seperti dilansir republika.co.id, pada Selasa (22/1).

Menurutnya, dengan mempelajari filsafat, masyarakat akan memiliki logika berpikir yang benar dan setiap informasi yang diterimanya akan dikaji secara mendalam. Filsafat dapat mengubah cara pandang masyarakat kepada dunia. Tidak hanya itu, fisalafat juga dapat menjembatani benturan kepentingan yang berbeda demi menyelamatkan bangsa dan umat.

“Dengan filsafat, bangsa ini akan menjadi lebih bermakna dan bermartabat. Seorang pecinta filsafat akan mampu menggali makna terdalam dari pesan-pesan hikmah kehidupan sehari-hari, tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan dan menjadi bijaksana,” ungkapnya.

Robby juga mendorong pemerintah agar mengenalkan filsafat Islam sejak dini kepada siswa-siswa madrasah atau sekolah yang berada di bawah Kemenag. “Kemenag RI perlu mengimbau pentingnya belajar filsafat sejak dini dan mengenalkan di sekolah,” tandasnya. (aw/republika).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*