Barack Obama, Salman bin Abdulaziz Al Saud,Banda Aceh, LiputanIslam.com — Arab Saudi dilaporkan marah pada ulama Aceh yang mengundang Mufti Suriah Syaikh Adnan Al Fayouni baru-baru ini. Menurut keterangan media Arab Saudi, sumber-sumber terpercaya Alumni King Saud University menyampaikan kekhawatirannya terkait hubungan Himpunan Ulama Dayah Aceh (Huda) dengan Mufti Suriah tersebut.

Riyadh juga meminta kepada ulama Aceh untuk memutus segala bentuk hubungan dengan Suriah, sebagai timbal baliknya, Arab Saudi akan memberikan bantuan tambahan kepada pesantren-pesantren yang ada di Aceh. (Baca:Ulama Suriah: Tragedi Suriah Jangan Sampai Terjadi di Indonesia)

”Kerajaan Arab Saudi telah mengucurkan 341 juta riyal kepada Aceh semenjak bencana tsunami, setiap sikap yang pro-Suriah tentu akan ada konsekuensinya,” ujar Wakil Duta Besar Arab Saudi, seperti dikutip dari Muslimedianews, (4/12/2015).

Kedatangan Syeikh Adnan al Fayouni ke Aceh, oleh media-media Arab Saudi disinyalir untuk membahas dan mencari dukungan ulama Aceh untuk pemerintah Suriah.

Seperti diketahui, Arab Saudi adalah salah satu negara pendukung terorisme di Irak dan Suriah. Secara berkelanjutan, Arab Saudi mengirimkan senjata kepada faksi-faksi pemberontak di Suriah.

Tak hanya di Suriah, Arab Saudi juga telah menggempur Yaman sejak akhir Maret lalu. (Baca: Biadab, Arab Saudi Serang Klinik Kesehatan di Yaman).

Serangan Arab Saudi ke Yaman tidak hanya menargetkan para pejuang Ansarullah, tetapi juga menyasar penduduk sipil dan fasilitas umum. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL