Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Undang Fathi Yazid Attamimi, UI Dukung Terorisme?

Published 08/12/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

YazidJakarta, LiputanIslam.com— Fathi Yazid Attamimi, relawan dari Misi Medis Suriah dilaporkan akan mengadakan kajian akhir tahun yang bertajuk ‘ISIS dan Syiah, Islamkah Mereka’ di Universitas Indonesia (UI). Dari selebaran yang beredar di sosial media, acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Dakwah Mushola Izzatul Islam tersebut sedianya digelar pada Sabtu, (12/12/2015) pukul 9.00 WIB, tepatnya di Aula Utama Masjid UI.

Seperti diketahui, Yazid selama ini aktif di media sosial, dan mengabarkan perkembangan terbaru terkait konflik Suriah. Dari status maupun tulisannya, Yazid adalah pendukung kelompok pemberontak Free Syrian Army (FSA), yaitu kelompok yang diberikan label moderat oleh Barat dan sekutunya. Di Indonesia, kelompok ini didukung oleh kader-kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan menyebutnya sebagai ‘mujahidin’.

Melawan Lupa: Abu Sakkar Pemakan Jantung

Salah satu ‘mujahidin’ yang sangat fenomenal dari kelompok FSA adalah Abu Sakkar. Dalam sebuah video yang beredar, ia memegang pisau di sebelah mayat seorang tentara. Dengan penuh kebencian, ia berkata,“Aku bersumpah atas nama Allah, akan memakan jantung dan hati kalian, pasukan Bashar anjing.”

Kemudian, dengan pisaunya pria itu membelah dada tentara yang tewas di sebelahnya, dan memotong organ, lantas menggenggam potongan organ itu. Ia berteriak ‘Allahu Akbar, ia memasukkan potongan organ tubuh itu ke dalam mulutnya.’

Sontak saja peristiwa ini menjadi perbincangan di seluruh dunia. Pemberontak pemakan jantung, sebagian lagi menyebut ‘pemakan hati’, begitu ia disebut-sebut. Begitu fenomenalnya aksi Sakkar ini (baik yang pro dan kontra), mengundang komentar dari Presiden Rusia, Vladimir Putin.

“…mereka tidak hanya membunuh musuhnya. Mereka membelah dadanya, lalu memakan organ tubuh, dan hal itu dilakukan di depan kamera dan bisa ditonton oleh masyarakat internasional. Kelompok seperti inikah, yang Anda dukung?” (Reuters.com)

Mengapa Kajian Sekterian ini Digelar di UI?

Meskipun FSA disebut sebagai mujahidin, namun sejatinya kelompok ini melakukan teror yang tak kalah kejinya dengan yang dilakukan oleh faksi teroris lainnya seperti ISIS dan Jabhat al-Nusra. Dengan dukungan dari negara-negara Barat dan Arab, FSA melakukan pemberontakan yang telah menghancurkan infrastruktur Suriah, dan menewaskan kurang lebih 250.000 jiwa. Jutaan penduduk Suriah kehilangan tempat tinggal.

Pemerintah Indonesia sendiri telah menegaskan bahwa ISIS adalah gerakan yang terlarang di Indonesia, dan beberapa situs-situs radikal juga sempat ditutup. Salah satu situs pendukung FSA yaitu Dakwatuna.com juga ditutup pemerintah. Lalu mengapa, UI yang sangat bergengsi justru memfasilitasi acara sektarian? Bukankah secara tidak langsung hal ini merupakan bentuk dukungan kepada terorisme?

Lawan terorisme! #UI_Tolak_Terorisme! (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account