Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Syaiful Arif: Pembacaan Terhadap Pancasila Harus Bersifat Konseptual

Published 24/01/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: id.wikipedia.org

Jakarta, Liputanislam.com– Kepala Sekolah Pancasila Forum Nasional Bhineka Tunggal Ika, Syaiful Arif mengatakan bahwa pembacaan terhadap Pancasila harus bersifat konseptual dan tidak bebas nilai. Menurutnya, pembacaan terhadap Pancasila tidak bisa dilakukan secara terpisah. Sebab, setiap sila dalam Pancasila saling berkaitan, dan tidak berdiri sendiri-sendiri.

Hal itu disampaikan  Syaiful Arif pada acara Overview dan Outlook Penanganan Terorisme di Indonesia di Universitas Indonesia (UI) Jakarta Pusat, seperti dilansir NU Online, pada Rabu (23/1).

“Seakan-akan ketuhanan berdiri sendiri, seakan-akan kemanusian berdiri sendiri, tidak ada konsepnya, padahal kemanusiaan mengandung konsep tentang Hak Asasi Manusia. Ketuhanan mengandung konsep hubungan agama dan negara yang melampaui sekulariasi dan Islamisasi dan lain sebagainya,” ujarnya.

Menurut Arif, kesalahan masa lalu, yakni kebijakan Orde Baru menjalankan program P4 merupakan suatu warisan yang buruk karena memisahkan Pancasila dari dasar konseptualnya. Pancasila hanya dijadikan sebagai nilai-nilai normatif yang terpisah dengan nilai dasar filosofisnya.

“Jadi P4 telah meninggalkan warisan buruk karena sudah memisahkan Pancasila dari sifat dasarnya yang bersifat ilmiah, konseptual dan filosofis karena Pancasila hanya diturunkan yang menjadi nilai-nilai normatif menjadi kode etik perilaku. Ini yang membuat kita tidak memahami dari konsep-konsep dasar Pancasila itu,” katanya.

Oleh karena itu, sebagai solusinya Arif mengajak masyarakat untuk mengimani Pancasila sebagai bagian dari mengimani terhadap agama. Namun, mengimani Pancasila disini tidak bisa dipahami sebagai doktrin teologis yang bersifat formal. “Ketuhanan Yang Maha Esa memang mewakili nilai-nilai ketuhanan di dalam agama-agama, tetapi ketika dia diamalkan melalui kemanusiaan sampai keadilan sosial, seharusnya tauhid Pancasila itu lebih dekat dengan sebagaimana istilah yang disebut tauhid sosial,” terangnya.

Sebagai contoh Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 177 bahwa keimanan kepada Allah harus diamalkan dengan amal saleh kepada fakir miskin. Begitu juga tentang persatuan (ummatan wahidatan) yang tertera dalam Surat Al-Maidah ayat 48. Menurut Arif, Allah tidak mempersoalan keragaman yang ada, tetapi yang dikehendaki ialah manusia berlomba-lomba dalam kebaikan. (aw/NU Online).

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Terjemahan Lengkap Pidato Presiden Iran di Indonesia di ICC, Jakarta

By Muhammad
Indonesiana

Raisi: Biarkan Musuh Mati dalam Keadaan Marah Lihat Keakraban Umat Muslim

By Hadi
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account