Sumber: kemenag.go.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama,  Muchlis M Hanafi mengatakan bahwa pihaknya dalam waktu dekat rencananya akan menghadirkan Replika Mushaf tertua di dunia. Replika Mushaf tersebut nantinya akan ditempatkan di Uzbekistan Corner  Museum Istiqlal, komplek Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

Demikian itu disampaikan Muchlis usai peresmian Pameran foto dan Seminar yang bertajuk bertajuk “Uzbekistan Negeri Para Imam” di Bayt Al-Quran & Museum Istiqlal TMII, Jakarta, pada  Kamis (07/02).

“Uzbekistan Corner ini akan menghadirkan replika Mushaf tertua dunia yang dibaca oleh Sayyidina Utsman saat terbunuh dan ada percikan darahnya. Replika ini akan kita usahakan untuk bisa dihadirkan dan sudah dibicarakan dengan Duta Besar Uzbekistan,” ujarnya.

“Akan ada kegiatan lanjutan setelah pameran foto dan seminar. Misalnya, 21-23 Februari mendatang, pemerintah Uzbekistan akan mengadakan internasional forum untuk pariwisata ziarah dan mengundang dari berbagai negara. Kegiatan ini nantinya diharapkan dapat mengurai jalur yang boleh dikatakan terputus antara tradisi keislaman di Asia Tengah dengan yang ada di Indonesia,” ucapnya.

Menurut Muchlis, berdasarkan manuskrip yang ada, belum ditemukan ada indikasi yang kuat tentang jaringan langsung antara ulama Uzbekistan dengan Indonesia. Namun indikasi tersebut bukan berarti tidak berpengaruh hanya saja tidak langsung sebab ang masuk ke Indonesia dominan dari Timur Tengah.

“Tetapi sesunguhnya ulama-ulama Uzbekistan adalah mereka yang telah memberikan kontribusi besar dalam peradaban Islam. Misalnya hasil karya ulama Uzbekistan Imam Al Bukhari dimana kitabnya sangat populer di Indonesia. Bahkan kajian terhadap kitab Al Bukhari itu luar biasa di Indoneeisa,” tambahnya. (aw/Kemenag).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*