Sumber: malangtoday.net

Jakarta, Liputanislam.com– Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin mendorong masyarakat Indonesia khususnya umat Islam agar menyalurkan hak suaranya pada Pemilihan Umum (Pemilu), yakni Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) April 2019 mendatang. Menurutnya, MUI sejak lama sudah menfatwakan agar umat Islam tidak golput. Sebab, menyalurkan hak suara merupakan bagian dari tanggungjawab keagamaan kita sebagai umat.

“MUI sangat kuat mendorong tidak golput untuk menunjukkan hak dan kewajiban sebagai bagian warga negara. Harus dilihat memilih dalam pilpres sebagai manifestasi tanggung jawab keagamaan,” ucapnya di Kantor MUI Pusat, Jakarta, pada Rabu (30/1).

Din mengingatkan umat agar tidak melakukan golput. “Maka sebaiknya jangan golput. Itu hak. Sudah ada fatwa MUI sejak 2014 kalau tidak salah. Tapi lupa bunyinya, tapi tidak sampai haram. Hanya bersifat anjuran,” ucap.

Hal senada juga disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal yang mengatakan bahwa jika umat Islam golput pada Pilpres kali ini, umat Islam bisa mengalami kerugian yang besar. Artinya, umat harus memberikan hak suaranya sesuai dengan pilihan masing-masing.

“Kalau saya golput, itu rugi dan merugikan. Jadi kita sebagai bangsa Indonesia dan umat punya hak, hak itu bisa meletakkan jati diri kita. Kalau kita golput sekarang ini rugi dan merugikan,” tandasnya. (aw/republika).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*