Sumber: idntimes.com

Makassar, LiputanIslam.com– Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sekaligus Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01, KH Ma’ruf Amin mengatakan bahwa penyebaran hoaks memiliki dampak mafsadat (kerusakan) luar biasa. Penyebaran hoaks mengancam peradaban bangsa, dan pada akhirnya dapat membentuk karakter ketidakjujuran.

Demikian hal itu disampaikan Kiai Ma’ruf pada Dialog Nasional Keagamaan dan Kebangsaan yang mengangkat tema “Mengarusutamakan Dakwah Islam Wasathiyah: Menyikapi Bahaya Hoaks dan Fitnah bagi Kehidupan Keagamaan dan Kebangsaan” di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi selatan, pada Rabu (20/2) malam.

“Hoaks atau bohong kalau sudah menjadi karakter bangsa tidak dapat dibenarkan meski tujuannya benar,” tegasnya.

Kiai Ma’ruf menyayangkan peredaran hoaks yang begitu marak dan cepat belakangan ini. Peredaran hoaks bertentangan dengan semangat pendidikan dan pembentukan karakter anak bangsa. “Ini kan paradoks di tengah pembangunan karakter bangsa,” ucapnya.

Oleh karena itu, ia mengingatkan bahaya hoaks. Sebab, kalau ada orang tua mengajari kebohongan dan hoaks, maka anak-anak dan generasi berikutnya akan menjadi pembohong. “Kalau bangsa sudah jadi pembohong, maka mengembalikannya lagi susah,” tandasnya. (aw/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*