Sumber: Hidayatullah.com

Palu, Liputanislam.com– Ketua Bidang Bidang Pendidikan dan Kaderisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Abdullah Jaidi menyampaikan ada tiga peran atau tugas utama MUI untuk umat. Ketiga hal tersebut harus dijalankan oleh segenap pengurus MUI dari daerah sampai pusat. Salah satunya adalah sebagai pelayan umat.

Demikian itu disampaikan Abdullah pada saat pengukuhan pengurus MUI Sulawesi Tengah (Sulteng) masa khidmah 2018-2023, di di Kota Palu, pada Senin (4/2).

Menurutnya, tugas MUI yang pertama adalah MUI melayani umat. Oleh karena itu, program-program MUI harus menjawab masalah yang dihadapi umat. Kedua, MUI sebagai penuntun umat, yaitu, MUI harus berperan mengarahkan dan menuntun umat dalam pelayanannya.

“Misalkan mengarahkan umat untuk bagaimana mengkonsumsi makanan yang halal, serta memperoleh harta yang halal,” ucapnya.

Tugas ketiga ialah menjaga akidah umat, yaitu merawat akidah agar tidak terpengaruh dengan aliran intoleransi atau radikal. “Hal ini agar terjalin hubungan antar sesama manusia yang baik, serta antarumat beragama,” ungkap Abdullah.

Sementara Ketua MUI Sulteng, Habib Ali bin Muhammad Aljufri menyatakan bahwa lembaga yang dipimpinnya itu akan diposisikan sebagai benteng akidah umat. “MUI menjadi benteng akidah Islam. MUI, salah satu tugasnya menyiapkan kader-kader ulama,” tandasnya. (aw/republika).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*