Sumber: kemenag.go.id

Pamekasan, LiputanIslam.com– Kepala Seksi Kemahasiswaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Ruchman Basori meminta generasi milenial khususnya kalangan mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) agar lebih aktif menyuarakan moderasi beragama. Mahasiswa memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat dan bangsa.

Demikian itu disampaikan Ruchman pada Seminar Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Institut Agama Islam Negeri Madura (IAIN Madura) di Pamekasan, Jawa Timur, seperti dilansir kemenag.go.id, pada Kamis (7/3).

“Mahasiswa menjadi elemen penting dalam strategi diseminasi (menyebarkan) moderasi beragama terutama untuk menyasar kelompok terpelajar dan milenial,” ucapnya.

Menurutnya, mahasiswa yang rata-rata berusia diantara 20-35 tahun memiliki tiga ciri yang strategis guna mendorong diseminasi moderasi beragama. Pertama, mahasiswa biasanya sangat percaya diri (confidence). “Mereka berani mengemukakan pendapat dan tidak sungkan-sungkan berdebat di depan publik,” katanya.

Kedua,generasi milenial merupakan sosok yang kreatif. Ketiga, generasi milenial ini juga berciri connected yaitu pribadi-pribadi yang pandai bersosialisasi. “Biasa berpikir out of the box, kaya akan ide dan gagasan dan mampu mengkomunikasikan gagasan itu dengan cemerlang,” ungkapnya.

Sementara Rektor IAIN Madura, Muhammad Kosim mengajak 600-an mahasiswa peserta seminar untuk menjadikan moderasi beragama sebagai ciri khas paham keagamaan mahasiswa PTKI. “Profil mahasiswa PTKI adalah warga negara yang komitmen kebangsaannya tinggi dan juga berpaham Islam yang moderat,” tandasnya. (aw/kemenag).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*