Sumber: kemenag.go.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Kementerian Agama (Kemenag) kembali berkolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk melaksanakan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2019. Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan rasa bangganya karena dapat bergabung dalam program membangun desa bersama TNI tersebut.

Hal itu disampaikan Menag Lukman saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD di Balai Sudirman, Jakarta, pada Selasa (12/02).

“Bagi saya pribadi, selaku  Menteri Agama dan tentu bagi seluruh jajaran Kementerian Agama, ada rasa bangga yang tak dapat dinarasikan dengan kata-kata. Karena, dalam periode lima tahun ini, dua kali Kementerian Agama mendapat kehormatan sebagai penanggungjawab Rakornis TNI Manunggal Membangun Desa, yaitu TMMD ke-94 tahun 2015, dan TMMD ke-104 tahun 2019 ini,” ucapnya.

Menag mengatakan bahwa seluruh umat beragama adalah mitra TNI dalam mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Sejarah mencatat, kelahiran TNI tidak dapat dipisahkan dari denyut jantung perjuangan umat beragama dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan,” ungkapnya.

Sementara Aster Kasad Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari menyampaikan, kegiatan TMMD akan dilakukan selama 30 hari, dimulai sejak tanggal 26 Februari hingga 27 Maret 2019. “Kegiatan ini akan melibatkan 50 satgas, yang akan diturunkan pada 50 Kabupaten/Kota, 72 Kecamatan, dan 77 desa,” katanya.

Tak hanya itu, Satgas TMMD 104 juga akan menyalurkan sumbangan ASN Kemenag senilai 1 miliar rupiah. Sumbangan akan disalurkan pada 10 titik, yaitu: empat titik di Sulawesi Tengah, empat  titik di NTB, satu titik di Lampung, dan satu titik di Banten. “Sekaligus, ini mendukung nawa cita Presiden. Terutama program  membangun Indonesia dimulai dari pinggir,” tandasnya. (aw/kemenag).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*