Sumber: daulat.co

Jakarta, LiputanIslam.com– Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin mengatakan bahwa pihaknya akan menerbitkan buku induk moderasi beragama. Menurutnya, buku panduan atau buku putih moderasi beragama sangat penting karena sebagai panduan dalam mengimplementasikan program.

“Buku ini untuk menjawab hal-hal yang fundamental terkait dengan moderasi beragama. Misalnya, apa yang dimaksud dengan moderasi beragama, apa saja pokok-pokok agama, termasuk apa batasan tentang penodaan agama,” ucapnya di Jakarta, seperti dilansir republika.co.id, pada Kamis (14/2).

Menurut Amin, penyusunan buku akan melibatkan orang dan kelompok yang otoritatif dan ahli dalam bidang keagamaan. Pelibatan ahli dalam penyusunan buku ini penting guna mendapatkan perspektif yang lebih luas. Pada 2018, Ditjen Pendidikan Islam sudah membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Moderasi Beragama. Pokja ini yang nantinya akan bertanggung jawab dalam proses penyusunan buku moderasi beragama.

“Kami minta Pokja Moderasi Beragama dapat membangun fondasi yang kuat tentang moderasi beragama. Pandangan dan pengetahuan ini perlu dipahami secara paradigma maupun epistemologinya,” katanya.

Sementara Ketua Pokja Moderasi Beragama, Aceng Abdul Aziz menyatakan bahwa timnya terus bersinergi dengan berbagai pihak. “Kami sudah membuat road map pengarusutamaan moderasi beragama, dan sudah dikoordinasikan pelaksaanya dengan masing-masing direktorat,” tandasnya. (aw/republika).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*