Sumber: nu.or.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Direktur EmrusCorner, Emrus Sihombing menanggapi hasil laporan rekapitulasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) yang menyebutkan ada 175 konten hoaks sepanjang Januari, atau sama dengan 6 berita hoaks setiap harinya. Menurutnya, hoaks tersebut sengaja dihembuskan dengan tujuan politik tertentu.

“Hoaks dan narasi kebencian disebarkan dengan tujuan politik tertentu. Itu jelas bisa menggangu ketenangan dan kebersamaan dan persaudaraan sesama bangsa Indonesia,” ucapnya di Jakarta, pada Jumat (8/2).

Menurut Emrus, ada dua jenis politisi dalam dunia politik Indonesia, yaitu politisi politikus dan politisi negarawan. Politisi politikus bisa menghalalkan segala cara untuk memperoleh kekuasaan yang sifatnya transaksional dan pragmatis serta tidak punya visi kebangsaan. Sementara politisi negarawan berbasis kepada kepentingan bangsa dan negara dan untuk kepentingan rakyat.

“Celakanya banyak politisi kita yang politisi politikus, yang menghalalkan berbagai cara itu. Oleh karena itu mereka inilah yang boleh jadi memanfaatkan berbagai komunikasi politik yang penting bagaimana memanipulasi persepsi publik untuk terwujudnya kepentingan politik mereka,” ujarnya.

Emrus mengingatkan, menjelang Pemilu 2019 ini agar lebih intensif dilakukan literasi media digital. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menjadi leading sektor, disamping lembaga Pemilu seperti KPU maupun Bawaslu. Selain itu, lembaga keagamaan di Indonesia harus selalu bersama-sama mensosialisasikan literasi media ini.

“Artinya ada suatu diskusi dalam keluarga untuk memperbincangkan membedakan yang mana hoaks dan mana kejahatan komunikasi. Menurut saya kekuatan sosial itu ada pada keluarga, ketika dalam keluarga sudah terbina dan terbentuk komunikasi beradab, ketika mereka keluar dari lingkungan, saya pikir mereka akan mengedapankan itu. Karena itu lembaga keluarga menjadi suatu hal yang penting,” tandasnya. (aw/NU Online).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*