foto: beritakaltim.com

foto: beritakaltim.com

Tenggarong, LiputanIslam.com — Kamis (3/12/2015), dijaga ketat oleh pihak kepolisian. Polres Kukar menerjunkan 661 personil gabungan, baik dari Polres Kukar, Brimob dan Sabhara Polresta Samarinda, Kodim 0906/TGR dan Satpol PP serta Dishub Kukar untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolres Kukar AKBP Handoko mengatakan, kegiatan Arba’in menjadi perhatian aparat keamanan untuk mengamankan kegiatan keagamaan. “Baik Polri maupun TNI bagian dari negara yang tugasnya melindungi setiap kegiatan warga Indonesia, sebagai wujud kebebasan demokrasi dalam menyampaikan pendapat dan keyakinan,” seperti dilansir Berita Kaltim,  (3/12/2015).

“Saya menjaga keamanan ini agar tidak ada kelompok lain yang mengganggu kegiatan ini, apapun terkait SARA kami akan mengantisipasi jangan sampai nanti timbul permasalahan,” tambahnya. (Baca juga: Kapolri: ISIS Ancam Kapolri, Panglima TNI, Densus 88 dan Muslim Syiah)

Saat disinggung apakah ada ancaman gangguan dalam kegiatan ini mengingat personil yang diturunkan cukup banyak, Handoko menegaskan bahwa dalam kegiatan ini tidak ada ancaman, namun ada isu-isu yang beredar bahwa ada kelompok tertentu yang menentang kegiatan ini dan berusaha untuk membubarkannya.

Namun dari pantauan media, peringatan Arbain (40 hari kesyahidan Imam Husain ra) cucunda Rasulullah Saw berjalan aman dan lancar, tidak ada ancaman dari kelompok tertentu yang ingin membubarkan kegiatan seperti isu-isu yang beredar.

Menurut Ketua Panitia pelaksana Fredy, acara ini hanya diisi dengan lantunan doa dan syair Islami. Ustadz KH. Ghazali, pengurus NU Kalimantan Timur juga turut hadir menyampaikan ceramah.

Arba’in ini dihadiri sekitar 500 jamaah yang berasal dari Samarinda, Balikpapan dan Kukar. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL