Sumber: islamindonesia.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Cendekiawan Muslim Indonesia, Yudi Latif mengatakan bahwa pendidikan dasar merupakan kunci kemajuan pendidikan, serta hal yang sangat menentukan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan mendasar di negeri ini. Karena itu, dalam pendidikan dasar (SD) tidak perlu diajarkan hal-hal yang rumit. Cukup ajarkan yang mendasar saja.

Basic education adalah kunci kemajuan dari seluruh rangkaian proses-proses pendidikan di dunia. Jadi pendidikan dasar ini sangat menentukan. Pendidikan dasar ini harus menyelesaikan hal-hal yang mendasar,” ucapnya di Jakarta Pusat pada Kamis (28/11).

Yudi menegaskan, jangan harap Indonesia akan maju jika hal-hal mendasar di dalam pendidikan nasional Indonesia belum terselesaikan. Menurutnya, setidaknya ada empat hal mendasar yang harus diajarkan kepada siswa sekolah dasar hingga jadi kebiasaan (habit). Keempat hal itu adalah membaca, menulis, menghitung, dan menutur.

“Jadi itu saja. Membaca, menulis, menghitung dan menutur, lalu dikombinasikan dengan basic character dan kreatifitas,” ujarnya.

Jika guru-guru di sekolah dasar bisa mengajarkan empat kebiasaan itu kepada murid, maka tidak perlu lagi diadakan Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SD. Bahkan, kata Yudi, menteri pendidikan tidak perlu mengganti kurikulum.

Baca: Tingkatkan Riset, UI Raih Peringkat 59 Universitas Terbaik Asia

“Itu saja. Jadi enggak perlu ganti menteri ganti kurikulum. Enggak usah ganti menteri. Itu saja. Oleh karena itu saya kira di SD enggak perlu ada ujian nasional. Kuncinya itu saja,” tandasnya. (aw/republika/akurat).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*