Sumber: Al-Jazeera

Sana’a, LiputanIslam. Com—Arab Saudi kembali mengintensifkan serangan udara di berbagai wilayah Yaman. Aksi ini membuat pasukan bersenjata Yaman yang didukung oleh pejuang Ansarullah untuk kembali memperingatkan serangan balasan dari mereka terhadap kerajaan.

Juru bicara angkatan bersenjata Yaman, Yahia Sariea, mengatakan Arab Saudi telah melakukan lebih dari 350 kali serangan udara dan menewaskan lebih dari 25 warga sipil, usai Dewan Politik Tertinggi Yaman menyampaikan niat baiknya untuk menghentikan drone dan serangan rudal ke arah Arab Saudi.

Perkembangan ini terjadi setelah AS memutuskan untuk mengerahkan 3.000 pasukan tambahan dan perangkat keras militer ke Arab Saudi, meningkatkan pertahanan negara itu usai serangan militer Yaman menghantam fasilitas minyak Aramco. Banyak yang percaya bahwa putusan AS didasarkan atas kekhawatiran meningkatnya kemampuan militer Yaman.

Baca: Financial Times: Akhiri Konflik Mulai Berdialog dengan Houthi-Yaman

Arab Saudi yang didukung oleh AS meluncurkan kampanye militer ke Yaman sejak Maret 2015, dengan tujuan menegakkan kembali kepemimpinan mantan presiden Yaman,  Abd Rabbuh Mansur Hadi dan menghancurkan gerakan Houthi.

Perlawanan oleh angkatan bersenjata Yaman, yang dipimpin oleh gerakan Houthi Ansarullah, berhasil membuat koalisi militer pimpinan Arab Saudi menemui jalan buntu. Sementara itu, serangan balasan Yaman ke Arab Saudi semakin canggih.

Para pengamat memperingatkan bahwa eskalasi yang dimotori oleh Saudi-AS dapat memicu perang yang lebih luas, jika inisiatif perdamaian terus diabaikan oleh Arab Saudi dan sekutunya.(fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*