Sumber: Sputnik

Moskow,LiputanIslam.com—Berdasarkan keterangan dari Kementerian Pertahanan Rusia pada Selasa (26/11), kelompok White Helmet bersama dengan Hayat Tahrir al-Sham (Dulunya dikenal sebagai Jabhat al-Nusra) akan membuat video provokatif terkait rekayasa serangan senjata kimia di Provinsi Idlib, Suriah.

“Beberapa sumber telah mengonfirmasi keterangan ini. Mereka, kelompok militan Hayat Tahrir al-Sham bersama dengan White Helmet sedang berencana menyerang pemukiman di zona de-eskalasi di Provinsi Idlib dengan senjata-senjata kimia,” ucap kementerian tersebut.

Para penduduk perumahan Sarmada telah melihat kedatangan kelompok militan pada awal November lalu dan membawa muatan sebanyak tiga truk, lengkap dengan senjata kimia dan serpihan-serpihan artileri buatan Rusia.

Kementerian menambahkan, kelompok militan telah berhasil merekrut sebagian orang untuk bergabung dalam panggung sandiwara itu.

“Mereka berencana membuat video palsu tentang serangan yang menargetkan warga sipil, dengan dalih menggunakan senjata kimia. Video-video ini nantinya akan disebarkan melalui sosial media dan digunakan untuk menyudutkan pemerintah Suriah dan Rusia,” jelasnya.

Baca: Demi Menjaga Keunggulan Israel, AS Tak Akan Jual F-35 ke UEA

Organisasi White Helmet adalah sebuah NGO yang berasal dari Inggris. Kelompok ini sangat berpengaruh bagi pembentukan opini publik di Barat dan mendapat dukungan finansial penuh dari Barat. Namun, pemerintah Suriah menyebut kelompok White Helmet sebagai organisasi ekstremis yang suka menyebarkan propaganda. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*