Sumber: AP

Washington,LiputanIslam.com—Meskipun sebelumnya Gedung Putih sempat menyatakan kemungkinan bertemunya Presiden AS, Donald Trump, dengan pemimpinan dalam Sidang Umum PBB, Namun Donald Trump menyampaikan kepada para wartawan bahwa dirinya tak memiliki rencana untuk bertemu dengan para pejabat Iran, termasuk Presiden Rouhani.

Para petinggi kedua negara dijadwalkan akan hadir pada Sidang Umum PBB di New York tanggal 24-30 September mendatang.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Rouhani. Presiden Iran itu mengaku tidak ingin bertemu dengan Trump, usai Amerika keluar dari perjanjian JCPOA.

Walaupun begitu, para pejabat di pemerintahan AS berulangkali menegaskan bahwa presiden kemungkinan akan bertemu dengan Rouhani untuk mengurangi ketegangan di Timur Tengah. Mereka menyebut, Washington siap merundingkan perjanjian nuklir yang baru dengan Iran.

Merespon hal itu, Tehran mengaku tak lagi bisa mempercayai AS dan karenanya menolak untuk membuat perjanjian lainnya dengan negara itu.

Baca: Zarif, AS Tidak Ingin Saya Hadiri Sidang Umum PBB

Donald Trump telah menarik AS keluar dari perjanjian nuklir Iran ‘JCPOA’ pada Mei 2018 lalu. Tak hanya keluar, Amerika mulai menghuni Iran dengan sanksi-sanksi untuk menekan negara tersebut. Segera setelah sanksi dijatuhkan, Iran mulai mengurangi beberapa komitmennya di JCPOA, sambil mendesak negara-negara yang masih terlibat dalam JCPOA untuk menutupi dampak yang ditimbulkan oleh sanks-sanksi AS. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*