Sumber: Presstv

Washington, LiputanIslam. Com—Presiden AS Donald Trump memuji gencatan senjata sementara yang berhasil disepakati oleh Wakil Presiden AS, Pence, dan Sekneg Mike Pompeo dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Tak hanya itu, Trump juga menyamakan operasi militer Ankara terhadap Kurdi Suriah layaknya perkelahian anak sekolah.

“Kadang-kadang Anda harus membiarkan mereka bertarung,” kata Trump kepada para pendukungnya di American Airlines Center di Dallas pada Kamis (17/10) malam, merujuk pada pasukan Turki dan Kurdi.

“Seperti dua anak, maka kamu pisahkan mereka,” kata Trump.

Trump menambahkan bahwa setelah pasukan Turki dan Kurdi bertempur selama beberapa hari, ia berkata,”kami pergi ke sana (Turki) dan berkata, ‘kami ingin kalian berhenti.'”

Pence mengatakan pada Kamis bahwa Turki setuju untuk mengakhiri operasi militer di Suriah utara setelah pejuang Kurdi menarik diri dari zona aman yang diinginkan Erdogan di Suriah dekat perbatasan Turki, di mana pemimpin Turki ingin memindahkan sekitar dua juta pengungsi Suriah yang berada di Turki.

Trump mengatakan dia akan menangguhkan sanksi ekonomi yang dia berikan pada Turki awal pekan ini.

“Presiden Erdogan adalah pria yang sopan, dia mengerti,” kata Trump. “Tapi tanpa sedikit cinta yang kuat … mereka tidak akan pernah membuat kesepakatan ini.”

Baca: PBB Sambut Hangat Putusan Turki Hentikan Serangan ke Suriah

Trump mungkin merujuk pada suratnya tertanggal 9 Oktober yang berisi peringatan kepada Erdogan “jangan bodoh” dan mengatakan sejarah berisiko mencapnya sebagai “setan”.

Surat itu dimulai dengan ancaman Trump kepada Erdogan,”Mari kita bekerja dengan baik!”

“Anda tidak ingin bertanggung jawab atas pembantaian ribuan orang, dan saya tidak ingin bertanggung jawab atas penghancuran ekonomi Turki. Jika Terpaksa, saya akan melakukannya,” tulisnya. (fd/Presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*