Sumber: Presstv

Ankara, LiputanIslam. Com—Sekjen PBB, Antonio Guterres, menyambut hangat putusan pemerintah Turki untuk menghentikan operasi militer ke wilayah Kurdistan-Suriah. Menurut Jubir PBB, Farhan Haq, langkah itu bisa mengurangi ketegangan dan jatuhnya korban sipil di Suriah.

“Sekrjen PBB mengakui bahwa masih ada jalan panjang untuk mencari solusi efektif untuk krisis di Suriah,” kata Farhan Haq dalam sebuah pernyataan, Kamis (17/10).

Turki setuju untuk menghentikan operasi militernya di wilayah Kurdistan-Suriah selama lima hari untuk memberikan kesempatan pasukan Kurdi untuk meninggalkan perbatasan Suriah Turki sejauh 20 mil.

Sementara itu, Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi mengatakan Kamis mereka bersedia mematuhi gencatan senjata yang diumumkan oleh Washington dan Turki, setelah sembilan hari pertempuran di sepanjang perbatasan utara Suriah.

“Kami siap mematuhi gencatan senjata yang mencakup wilayah dari Ras al-Ain hingga Tal Abyad,” kata kepala SDF, Mazlum Abdi, kepada sebuah stasiun TV Kurdi.

“Kami belum membahas nasib daerah lain,” katanya di Kurdi, merujuk pada bagian timur laut tempat Turki ingin menciptakan apa yang disebutnya “zona aman”.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berpusat di Inggris mengatakan bentrokan di Ras al-Ain masih terus berlanjut meskipun ada kabar tentang perjanjian tersebut.

Menurut pemerintah Turki dan angka yang dikeluarkan oleh PBB, sejak Turki meluncurkan invasi ke timur laut Suriah awal bulan ini, ratusan militan Kurdi telah terbunuh dan 300.000 orang telah terlantar.

Abdi mendesak Washington untuk menjamin kembalinya para pengungsi dan memastikan wilayah itu tidak mengalami “perubahan demografis.”

Baca: Ini Reaksi Damaskus Terhadap Kesepakatan Ankara-Washington

Turki ingin menciptakan zona aman di daerah perbatasan Turki Suriah sejauh 30 kilometer (20 mil) di sisi perbatasan Suriah, untuk menjaga milisi Kurdi tetap berada di sana dan memukimkan kembali 3,6 juta pengungsi Suriah yang tinggal di tanah Turki.(fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*