Sumber: Sputnik

Beirut, LiputanIslam. Com—Menteri Informasi Lebanon, Jamal Jarrah, mengatakan pada Kamis (17/10) bahwa semua panggilan melalui WhatsApp dan aplikasi seluler serupa akan dikenakan biaya untuk menutupi kekurangan uang negara akibat defisit anggaran.

Menurut laporan TV Lebanon, usulan kontroversial itu masih membutuhkan persetujuan parlemen. Jika disahkan, aturan ini akan berlaku mulai Januari mendatang. Panggilan melalui aplikasi akan dikenakan biaya $ 6 per bulan atau $ 72 per tahun.

Biaya akan diberlakukan untuk klien dari dua penyedia layanan seluler yang dikelola negara dan kemudian diperluas ke pengguna Wi-Fi.

Baca: Lebanon Bergejolak Akibat Rencana Kenaikan Pajak

Melalui aturan ini, kabinet berharap akan mendapatkan tambahan uang senilai $ 219 juta untuk mengurai hutang negara. Lebanon telah mengalami defisit anggaran sebanyak 150 persen dari produk domestik bruto dan sedang mencari cara untuk memangkas pengeluaran.

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*