Sumber: Liputan6

LiputanIslam.com — Terkait penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kepala Divisi Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal mengatakan bahwa polisi sudah menetapkan 249 pelaku individu dan enam korporasi.

“Sampai saat ini ada 249 tersangka perorangan dan sedang diproses. Tersangka korporasi ada enam,” kata Irjen Iqbal, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (20/9).

Sampai saat ini ada 249 tersangka perorangan dan sedang diproses. Tersangka korporasi ada enam,” kata Irjen Iqbal, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat.

“Dipastikan akan bertambah tersangka dari korporasi ini,” katanya pula.

Sementara, pihak Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan telah menerima sebanyak 166 berkas perkara pembakaran hutan dan lahan (Karhutla), tujuh di antaranya merupakan korporasi.

“Sejauh ini yang sudah kami terima ada 166 berkas perkara, di antaranya ada perorangan dan ada tujuh korporasi,” ujar Prasetyo di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat.

Baca juga: Kurangi Dampak Asap Karhutla, Kemenkes Sarankan Gunakan Kain Dakron Basah

Sebelumnya Polri mengungkap perusahaan yang ditetapkan sebagai tersangka pembakaran hutan dan lahan, yakni PT Sumber Sawit Sejahtera di Riau, PT Bumi Hijau Lestari di Sumsel dan PT Palmindo Gemilang Kencana di Kalteng.

Selanjutnya dua korporasi yang menjadi tersangka di Kalimantan Barat adalah PT Surya Argo Palma (SAP) dan PT Sepanjang Inti Surya Usaha (SISU). Sementara untuk korporasi di Jambi yang ditetapkan sebagai tersangka pembakaran hutan dan lahan belum diungkap. (Ay/Antara)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*