rinaLiputanIslam.com — Kepedulian pemerintah Rusia tidak berhenti hanya pada pendidikan dan biaya perawatan anak-anak. Kesahatan rakyatnya merupakan salah satu concern pemerintah.

“Banyak hal dibantu oleh pemerintah, termasuk biaya kesehatan. Saya berkali-kali operasi, dan gratis, “ tutur Rina.

Menurut Mandatory Medical Insurance tahun 1996, seluruh rakyat Rusia berhak untuk mendapatkan perawatan kesehatan. Pada tahun 2008, ada 621.000 dokter dan 1,3 juta perawat yang bekerja di bidang kesehatan. Pada bulan November 2014, Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani aturan kenaikan upah bagi para pekerja kesehatan. Sebelumnya, Putin juga mengumumkan reformasi, dan berjanji untuk mengalokasikan lebih dari 10 miliar dollar untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.

Sistem pelayanan kesehatan Rusia merupakan warisan dari Uni Sovyet. Seperti diketahui, Uni Sovyet pun memberikan pelayanan sosial, termasuk hak-hak bagi rakyatnya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis. Ketika Uni Sovyet bubar, dan Rusia merupakan ‘pewaris’, kebijakan lama ini tetap diberlakukan. Bahkan untuk para pegawai pemerintah dan tentara, mereka mendapatkan pelayanan kesehatan khusus.

Rusia juga memberikan fasilitas khusus bagi penyandang catat seperti kursi roda ataupun kaki palsu. Hanya saja, menurut allianzworldwidecare.com, fasilitas ini masih di bawah standar yang berlaku di Barat. Pusat rehabilitasi yang dimiliki Rusia juga dinilai masih minim.

Baca juga: Tentang Rusia (1)

Ada beberapa jenis rumah sakit/ klinik di Rusia, yaitu:

1. Rural Health Posts (RHP), yang melayani perawatan rutin, imunisasi, luka-luka kecil, ataupun penyakit ringan lainnya. Setiap wilayah dengan populasi sekitar 4.000 jiwa, terdapat satu RHP.

2. Health Centres (HC), yang melayani bukan hanya penyakit ringan, tetapi juga bisa melakukan operasi-operasi tertentu. Dalam setiap wilayah dengan populasi 7,000 jiwa, terdapat satu HC.

3. Urban Polyclinics (UP), yang melayani perawatan kesehatan umum, dan juga perawatan untuk penyakit-penyakit kronis. Dalam setiap UP, terdaapat setidaknya tiga hingga empat spesialis di bidang masing-masing.

4. Special Focus Polyclinics, yang khusus melayani pasien anak-anak dan remaja hingga usia 19 tahun.

Rusia memiliki sekitar 17.500 apotek, dan 23% diantaranya adalah milik pemerintah. Selain itu ada sekitar 50.000 kios farmasi. Ketika berobat ataupun rawat inap di rumah sakit, obat-obatan disediakan di kios farmasi secara gratis.

Adakah Gelandangan di Rusia?

“Di Rusia panti asuhan tidak terima barang bekas. Cari orang miskin juga susah karena kami jarang lihat pengemis di jalanan. Kalaupun ada gelandangan, biasanya mereka adalah para pemabuk yang diusir oleh keluarganya, atau orang-orang yang memiliki masalah, ” tulis Rina.

“Organisasi sosial di kota saya juga tidak ada. Harus ke Moskow. Panti asuhan juga tidak mau menerima barang bekas, sehingga jika penduduk memiliki barang bekas yang masih bagus seperti elektronik, furnitur, pakaian, dll, ya diletakkan begitu saja di tempat sampah…”

Sehingga, menurut Rina, ‘tradisi’ akhir tahun di Rusia adalah membuang barang-barang lama. Pakaian anaknya dipakai tidak sampai setahun, sedangkan sepatu bahkan hanya dipakai semusim saja. Setiap ganti musim berganti, anaknya dibelikan sepatu baru.

Memang, PDB per kapita di Rusia turun dari 12.900 dollar pada 2014 menjadi 8.200 dollar pada tahun 2015 atau sekitar 5-8%. Namun di ibukota negara, Moskow, PDB per kapita akan mencapai lebih dari 20 ribu dolar AS pada 2015. Menurut Yakov Mirkin, Kepala Departemen Pasar Modal Rusia, ini adalah level negara maju.

“Dan berdasarkan GDP ini, Anda tidak akan menemukan sekumpulan orang dengan tongkat dan batu yang membanjiri jalanan, begitu juga kendaraan lapis baja tidak akan muncul di persimpangan jalan,” tulisnya.

Maksud Mirkin adalah, kondisi perekonomian Rusia hari ini tidak akan sampai memicu rakyat melakukan demonstrasi, seperti yang lazim terjadi di suatu negara yang dilanda krisis.

Tidak dapat dipungkiri, harga minyak yang begitu rendah cukup berpengaruh bagi perekonomian Rusia. Menurut Putin, di berbagai sektor ekonomi saat ini memang sedang terjadi resesi, rumit tetapi tidak kritis, namun ia berupaya akan mengambil langkah-langkah untuk menstabilkan ekonomi.

Misalnya, pada November 2015, Rusia mengumumkan akan mulai menjual jenis minyak baru. Dmitri Makhonin, Direktur Administratif Badan Antimonopoli Federal untuk Kompleks Energi dan Bahan Bakar Rusia, menyebut bahwa jenis baru ini akan dijual dalam rubel, namun tidak menjelaskan nama minyak jenis baru ini. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL