Presiden AS, Donald Trump. Sumber: Wall Street Jurnal

Kabul,LiputanIslam.com—Kelompok militan Taliban menyebut putusan Presiden AS, Donald Trump, untuk membatalkan perundingan damai di Afghanistan akan merenggut banyak nyawa orang-orang Amerika. Pernyataan yang disampaikan pada Minggu (9/9) kemarin itu merespon putusan AS untuk tetap mempertahankan tekanan militer kepada Taliban.

Sebelumnya, Trump telah membatalkan perundingan rahasia yang rencananya akan digelar di Camp David, Maryland. Putusan ini diambil Trump usai Taliban mengklaim bertanggungjawab atas serangan di Kabul yang merenggut nyawa seorang militer AS dan 11 orang lainnya.

Jubir Taliban, Zabihullah Mujahid, mengkritik langkah Trump dan menyebut militer AS telah mengguncang Afghanistan dengan berbagai serangan.

“Langkah ini akan menyebabkan kerugian bagi AS,” ucapnya. “Sikap anti-damai Trump akan terdengar di seluruh dunia, angkat kematian dan kerugian aset akan semakin meningkat,” tambahnya.

Baca: Perempuan Afghan: Taliban Akan Kami Ajak Beryoga

Sementara itu, Sekneg AS, Mike Pompeo, menyebut tidak akan menggelar perundingan damai di Afghanistan dan Washington tidak akan mengurangi dukungan bagi militer Afghan sampai Amerika yakin Taliban akan memegang teguh komitmen. (fd/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*