Potret Kelompok Taliban Afghanistan. Sumber: Sputnik

Kabul,LiputanIslam.com—Presiden AS, Donald Trump, telah memutuskan untuk tidak melakukan perundingan damai dengan kelompok Taliban Afghanistan usai terjadinya serangan yang menewaskan seorang anggota militer AS di Kabul.

Merespon putusan tersebut, kelompok Taliban bersumpah akan terus mengobarkan perang melawan pasukan AS di Afghanistan.

“Kita memiliki dua cara untuk menghentikan pendudukan di Afghanistan. Pertama jihad dan berperang, dan kedua melakukan negosiasi atau perundingan,” ucap jubir Taliban, Zabihullah Mujahid kepada AFP pada Selasa (10/9) kemarin.

Jubir tersebut menambahkan, jika tidak ada cara untuk menyelesaikan persoalan Afghanistan melalui negosiasi, maka Taliban akan menempuh jalur perang, cara yang nantinya akan disesali oleh AS.

Baca: Taliban Sebut Putusan Trump Akan Renggut Nyawa Pasukan AS di Afghanistan

Sebelumnya, Trump berencana untuk melakukan perundingan rahasia dengan Taliban dan Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, di Camp David, Maryland. Namun, Trump membatalkan rencana tersebut karena Taliban mengklaim bertanggung jawab terhadap serangan di Kabul. (fd/Sputnik)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*