Sumber: tribunnews.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan di pasar spot Senin (30/9) pagi, menguat sebesar 0,07 persen ke posisi Rp 14.150 per dolar AS.

Akan tetapi, penguatan rupiah hanya sementara, pada pukul 08:14 WIB, rupiah kembali melemah ke posisi Rp 14.160 per dolar AS. Posisi tersebut sama dengan penutupan perdagangan Minggu lalu.

Baca: Sore Hari, Rupiah Melemah ke Posisi Rp 14.165 per Dolar AS 

Kemudian, rupiah pun semakin loyo dihadapan dolar AS. Pada pukul 09:00 WIB, rupiah melemah hingga ke posisi Rp 14.170 per dolar AS. Rupiah melemah sebesar 0,07 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan pagi hari ini, sebagian besar pergerakan mata uang utama Asia mengalami penguatan terhadap dolar AS. Adapun mata uang Asia yang mengalami depresiasi sejauh ini adalah dolar Hong Kong, yen Jepang, dan dolar Taiwan.

Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, rupiah masih berpotensi melanjutkan pelemahan seiring dengan meningkatkan tensi perang dagang antara AS dan China.

Menurutnya, perang dagang akan menjadi penghalang bagi apresiasi rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Minggu ini.

“ada kabar dari AS bahwa pemerintah AS berniat membatasi aliran investasi para investor AS ke China. Hal ini pun menambah friksi hubungan dagang antara AS dan China,” ujarnya. (sh/market.bisnis/cnbcindonesia)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*