Sumber: kemenag.go.id

Padang Sidimpuan, LiputanIslam.com– Kementerian Agama (Kemenag) terus berupaya menanamkan semangat cinta tanah air (Nasionalisme) kepada para mahasiswa, khususnya yang berada dibawah naungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Salah satu upaya itu ialah melalui Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) bagi mahasiswa baru.

Demikian hal itu disampaikan Kasubdit Sarana, Prasarana dan Kemahasiswaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam, Ruchman Basori saat memberikan Orasi Kebangsaan di kampus IAIN Padangsidimpuan, Sumatera Utara, seperti dilansir kemenag.go.id, pada Kamis (15/8).

“Mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa yang mempunyai kekuatan the agent of change, agent of social control dan agent of development harus berada digarda depan dalam menjaga pilar kebangsaan dan semangat nasionalisme,” tegasnya.

Teriakan atau yel-yel Pancasila: Jaya, NKRI: Harga Mati, Nusantara: Milik Kita! terus diulang untuk menggugah sekaligus menginternalisasi nilai nasionalisme mahasiswa baru. Sebab, Indonesia saat ini menghadapi tantangan defisit nasionalisme.

Menurut Basori, menurunnya semangat nasionalisme itu disebabkan masuknya gerakan trans nasional, pemahaman agama yang sempit bahkan cenderung radikal atau liberal, dan menjamurnya informasi bohong atau hoaks.

Baca: Kemenag Dorong Pengembangan Seni Budaya Islam Khas Indonesia

“Media sosial itu pasar gagasan sekaligus ideologi. Karenanya, gunakan dengan positif untuk menguatkan tali kebangsaan dan Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” ucapnya. (aw/kemenag/vertanews).

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*