Potret Sekjen PBB, Antonio Guterres. Sumber: AP

West Bank,LiputanIslam.com—Pada 10 September lalu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengancam akan mencaplok Lembah Yordan dan beberapa wilayah di sebelah utara Laut mati, jika dirinya kembali terpilih sebagai Perdana Menteri pada pemilihan 17 September mendatang.

Jubir PBB, Stephane Dujarric, mengatakan bahwa Sekjen PBB, Antonio Guterres, sedang memantau keseriusan pernyataan Netanyahu tersebut.

“Sekretaris Jenderal sedang memantau deklarasi Netanyahu beberapa waktu lalu terkait pencaplokan Lembah Yordan dan wilayah bagian utara Laut Mati jika terpilih kembali dalam pemilihan mendatang,” ucapnya pada Rabu (11/9) kemarin.

Guterres menyebut pencaplokan sebagian wilayah West Bank oleh Netanyahu sebagai pelanggaran yang sangat serius terhadap hukum internasional.

Pernyataan kontroversial Netanyahu mendapat kecaman dari negara-negara Arab. Arab Saudi mengecam keras janji kampanye tersebut dan menilainya sebagai ancaman yang sangat berbahaya bagi orang-orang Palestina, serta sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip internasional dan piagam PBB.

Pemerintah Saudi segera menyerukan pertemuan khusus pada Menlu yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam untuk membahas pernyataan Netanyahu tersebut.

Sekjen Dewan Kerjasama Teluk, Abdullatif bin Rashid Zayani, juga mengecam keras pernyataan Netanyahu. Langkah ini diikuti juga oleh Bahrain, Yordania, dan Liga Arab.

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, juga mengancam akan membatalkan perjanjian-perjanjian yang telah ditandatangani dengan Israel jika Netanyahu benar-benar merealisasikan janji politik itu.

Baca: Iran Sebut Retorika Kontroversial Netanyahu Hanya Kampanye Politik

Konflik antara Israel-Palestina telah berlangsung selama beberapa dekade. Orang-orang Palestina meyakini wilayah West Bank, termasuk Yerussalem Timur, dan Jalur Gaza sebagai wilayah negara Palestina.

Namun, pemerintah Israel menolak hal itu dan tetap melanjutkan aksi kependudukan di beberapa wilayah Palestina. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*