Damaskus,LiputanIslam.com—Kantor berita resmi Suriah,  SANA, melaporkan bahwa serangan rudal Israel ke Homs dan sekitar Damaskus yang terjadi pada Minggu (30/6) malam kemarin telah menewaskan sejumlah warga sipil, satu di antaranya adalah seorang anak.

Tak hanya menelan korban jiwa,  serangan ‘tak beradab’ itu juga melukai sejumlah warga.

Pasukan Pertahanan udara Suriah sebelumnya dilaporkan sempat melumpuhkan tiga rudal Israel.

Berdasarkan keterangan dari sumber militer, agresi itu menargetkan situs militer di Homs dan pinggiran Damaskus.

Namun, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di London juga mengklaim serangan itu telah menargetkan pusat penelitian dan bandara militer di sebelah barat kota Homs.

Setelah ledakan di dekat Damaskus, jet tempur Israel dilaporkan terbang di ketinggian rendah di wilayah udara Lebanon.

Rezim Israel melancarkan serangan udara di wilayah Suriah dari waktu ke waktu. Langkah agresif seperti itu biasanya dipandang sebagai upaya untuk menopang kelompok-kelompok teroris yang menderita kekalahan di tangan pasukan pemerintah Suriah.

Baca: Erdogan, Mustahil Turki Menerima “Kesepakatan Abad Ini”

Israel dulu sangat berhati-hati dengan operasinya di Suriah setelah Rusia melengkapi Damaskus dengan sistem pertahanan S-300 pada Oktober 2018.

Namun, keputusan Presiden AS Donald Trump yang baru-baru ini mengakui “kedaulatan Israel” atas wilayah-wilayah Suriah di Dataran Tinggi Golan tampaknya membuat Tel Aviv berani meluncurkan agresi baru di negara Arab itu. (Fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*